ASN Papua Yemis Yohame Tewas Tertembak di Dekai, Keluarga Tegaskan Anak Tidak Bersalah
Suara Pecari | Yemis Yohame, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Papua, tewas tertembak pada Rabu dini hari di wilayah Dekai, Kabupaten Yahukimo. Penembakan itu terjadi saat ia melintasi jalan utama desa.
Yohame menjabat sebagai kepala subbagian administrasi di kantor kecamatan setempat, dengan tugas mengelola data kependudukan dan layanan publik. Rekan-rekannya menyebutnya pegawai yang disiplin dan berdedikasi.
Menurut saksi mata, dua orang bersenjata muncul dari kendaraan hitam dan menembak tanpa provokasi. Korban langsung jatuh terduduk dan dilarikan ke posko kesehatan terdekat.
Tim medis memberikan pertolongan pertama, namun Yohame dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit Kabupaten Yahukimo. Polisi setempat mengamankan lokasi dan mengumpulkan barang bukti.
Istri Yohame, Siti Mariam, mengungkapkan duka mendalam sambil menegaskan, “Anak saya tidak bersalah, mereka menargetkan ayah kami secara tidak adil.”
Masyarakat Dekai menggelar doa bersama di masjid desa, menuntut keadilan atas pembunuhan tersebut. Tokoh agama setempat menambah tekanan pada aparat keamanan untuk mengungkap pelaku.
Gubernur Papua, Lukas Enembe, menyatakan keprihatinan atas insiden dan berjanji akan mempercepat proses penyelidikan. Ia menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan terhadap ASN.
Kasus ini menambah deretan insiden kekerasan yang menimpa pejabat publik di wilayah timur Indonesia, di mana ketegangan etnis dan konflik bersenjata masih berlanjut. Data Kementerian Dalam Negeri mencatat peningkatan serangan sejak 2022.
Lembaga Hak Asasi Manusia Papua mengingatkan pentingnya perlindungan bagi pegawai negeri yang bekerja di daerah rawan konflik. Mereka menuntut pemerintah pusat meningkatkan alokasi sumber daya keamanan.
Penyelidikan masih dalam tahap awal, dengan polisi mengejar jejak kendaraan hitam yang melarikan diri. Beberapa warga melaporkan mendengar suara tembakan sekitar pukul 02.30 WIB.
Kematian Yohame menimbulkan rasa cemas di kalangan ASN yang melayani daerah terpencil, mengingat risiko tinggi dalam menjalankan tugas. Serikat Pegawai Negeri Sipil (SPNS) mengajukan permohonan peninjauan prosedur keamanan.
Kasus Yemis Yohame tetap menjadi sorotan, menuntut tindakan tegas agar keadilan dapat ditegakkan dan keamanan bagi aparat negara terjamin.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.







