PUCKPP Banyuwangi Fokus Tambal Sulam Jalan Sambil Tunggu Proyek Aspal Baru

fitron al jaelani
Kantor Dinas PUCKPP Banyuwangi yang menjadi pusat koordinasi program pembangunan dan perbaikan infrastruktur di wilayah Banyuwangi. (Sumber foto Dok suarapecari.com)

BANYUWANGI. Upaya menjaga kualitas infrastruktur jalan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PUCKPP). Di tengah proses perencanaan proyek yang masih berjalan, langkah perbaikan sementara menjadi prioritas agar mobilitas masyarakat tetap lancar.

Sejumlah ruas jalan di berbagai kecamatan saat ini ditangani melalui metode rehabilitasi tambal sulam. Langkah ini dinilai sebagai solusi cepat untuk mengatasi kerusakan ringan hingga sedang yang berpotensi mengganggu aktivitas warga. Jum’at (1/5/26).

Kondisi jalan yang rusak, meski belum masuk dalam program peningkatan besar, tetap menjadi perhatian. Terlebih, akses jalan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan publik masyarakat sehari-hari.

Kepala Bidang Bina Marga PUCKPP Banyuwangi, Ebta Adharisandi, menyampaikan bahwa perbaikan sementara ini dilakukan sembari menunggu proses lanjutan proyek yang saat ini masih dalam tahap kompetisi.

Ia menjelaskan, tahun ini pihaknya tetap menjalankan program rehabilitasi jalan di sejumlah titik. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan kondisi jalan tetap layak dilalui sebelum proyek peningkatan jalan secara menyeluruh direalisasikan.

“Perbaikan yang dilakukan saat ini masih bersifat tambal sulam di beberapa wilayah. Ini dilakukan sambil menunggu proses kompetisi yang masih berlangsung,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PUCKPP Banyuwangi tetap menargetkan program aspal baru dan rehabilitasi jalan secara bertahap. Komitmen tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan infrastruktur di seluruh wilayah Banyuwangi.

Di tengah keterbatasan waktu dan tahapan administrasi proyek, strategi ini menjadi jembatan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan antara proses pembangunan jangka panjang dan penanganan cepat di lapangan.

Tinggalkan Balasan