PLN Jakarta Raya Berikan Akses Listrik Gratis untuk Ibu Upik di Kramat Jati
Suara Pecari | PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya telah memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada Ibu Upik, seorang warga berusia 63 tahun yang tinggal di Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Program ini merupakan bagian dari inisiatif kemanusiaan yang dijalankan oleh PLN melalui program Light Up The Dream (LUTD).
Bantuan ini diumumkan pada Sabtu, 23 Mei 2026, dan dilaksanakan bersamaan dengan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kramat Jati. Ibu Upik menyampaikan rasa syukur yang mendalam setelah mendapatkan akses listrik, yang selama ini hanya dapat ia nikmati dengan menyambung dari rumah tetangga.
“Setiap malam saya hanya bisa pasrah. Untuk makan sehari-hari saja sudah sulit, apalagi untuk pasang listrik sendiri. Ya Allah, terima kasih banyak… Akhirnya di masa tua saya, rumah ini bisa terang seperti rumah orang lain,” ungkap Ibu Upik.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menekankan pentingnya akses listrik bagi masyarakat, terutama untuk warga lanjut usia seperti Ibu Upik. Ia menjelaskan bahwa listrik yang terpasang di rumah memberikan rasa aman dan mendukung aktivitas sehari-hari.
“Keterlibatan aktif para pegawai menjadi pilar utama dalam menyukseskan program kepedulian ini. Donasi sukarela dari seluruh pekerja menjadi sumber dana utama bagi penyediaan fasilitas listrik mandiri,” jelas Andy Adcha.
Manager PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jakarta, Dwi Arya Yudha, juga menambahkan bahwa biaya penyambungan listrik gratis ini berasal dari dana pribadi para pegawai yang ingin membantu warga mendapatkan akses listrik. Ia berharap listrik ini dapat memberikan rasa aman dan mendukung aktivitas Ibu Upik sehari-hari.
Melalui program bantuan sosial ini, PLN berkomitmen untuk memperluas jaringan akses kelistrikan. Inisiatif semacam ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga yang kurang mampu.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












