Sekolah Rakyat Jember: Mendidik Anak dan Memberdayakan Orang Tua

Sekolah Rakyat Jember: Mendidik Anak dan Memberdayakan Orang Tua

Suara Pecari | Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Jember tidak hanya berfokus pada pendidikan anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga memberikan dukungan untuk pemberdayaan ekonomi orang tua siswa. Melalui inisiatif ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga sekaligus memberikan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak.

Salah satu orang tua siswa, Naning Widyowati, menceritakan pengalamannya saat pertama kali mengetahui tentang Sekolah Rakyat. Ia mendapatkan informasi melalui perangkat desa bahwa salah satu putrinya terdaftar sebagai calon siswa. Awalnya, ia mempertimbangkan untuk mendaftarkan anak bungsunya yang masih di kelas satu SD, namun akhirnya memilih untuk mendaftarkan kakaknya, Halimah Caraisa Humairoh, yang lebih siap menjalani kehidupan asrama.

Caca, panggilan akrab Halimah, mulai tinggal di asrama pada Agustus 2025. Meskipun mengalami kesulitan di awal, seperti keinginan untuk pulang karena menghadapi aturan yang ketat, Naning melihat perubahan positif pada putrinya seiring dengan waktu. “Sekarang lebih disiplin dan lebih bertanggung jawab kepada dirinya sendiri,” ucap Naning tentang perkembangan Caca.

Program Sekolah Rakyat sangat membantu situasi ekonomi keluarga Naning. Semua kebutuhan pendidikan anaknya, mulai dari seragam, perlengkapan sekolah, makanan bergizi, hingga laptop belajar, ditanggung oleh pemerintah. Naning juga menjelaskan bahwa saat Idulfitri, anak-anak menerima mukena, sajadah, baju, dan sandal, sehingga keluarganya tidak mengeluarkan biaya untuk pendidikan.

Lebih dari itu, keluarga yang terdaftar dalam program ini juga mendapatkan bantuan untuk pemberdayaan ekonomi. Naning, yang bekerja sebagai jasa permak pakaian, menerima bantuan modal berupa mesin jahit dan mesin obras. “Alhamdulillah, sangat membantu sekali untuk menambah penghasilan keluarga,” ungkapnya.

Kepala Sekolah Rakyat Jember, Kartika Sari Dewi, menjelaskan bahwa program ini memang dirancang untuk tidak hanya memfokuskan pada pendidikan anak, tetapi juga memperkuat ekonomi keluarga siswa. “Harapannya anak bisa memutus mata rantai kemiskinan lewat pendidikan, sementara orang tua dibantu lewat modal usaha,” katanya. Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan latar belakang usaha masing-masing keluarga.

Program ini juga melibatkan pendamping sosial yang siap membantu keluarga siswa dalam berbagai program sosial lainnya. Moh Irfan Pratama, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Jember, menambahkan bahwa Sekolah Rakyat dirancang untuk menyentuh aspek pendidikan dan kondisi sosial ekonomi keluarga secara menyeluruh.

Naning menyatakan bahwa perubahan terbesar yang dialaminya bukan hanya bantuan yang diterima, tetapi juga harapan baru bagi putrinya. Caca kini memiliki mimpi yang lebih besar, bahkan telah mengikuti seleksi jambore tingkat kabupaten, yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan oleh Naning.

Dengan inisiatif seperti Sekolah Rakyat, diharapkan lebih banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat mengejar pendidikan yang lebih baik, sambil orang tua mereka juga mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan