Relawan Indonesia Mengalami Kekerasan dan Dugaan Pelecehan di Tangan Militer Israel
Suara Pecari | Relawan asal Indonesia, Herman Budianto, telah menceritakan pengalamannya saat ditahan oleh militer Israel selama misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Menurutnya, banyak relawan mengalami cedera berat, termasuk patah tulang, luka tembak, dan luka akibat tindakan kekerasan fisik langsung.
Herman juga mengungkapkan adanya dugaan pelecehan seksual terhadap beberapa relawan, baik laki-laki maupun perempuan, selama masa penahanan berlangsung.
Herman menyebut bahwa penyiksaan-penyiksaan yang dilakukan oleh IDF sangat keji dan brutal, terutama selama proses penculikan dan penahanan.
Para relawan mengalami kekerasan fisik dan psikologis yang sangat parah, dengan banyak orang mengalami cedera berat dan beberapa bahkan mengalami patah tulang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











