Subakri Ucapkan Terima Kasih kepada Disbudporapar Surabaya, FHI Kembali Gunakan Lapangan Hockey Dharmawangsa
Suara Pecari, SURABAYA – Setelah melalui proses komunikasi yang panjang, Federasi Hockey Indonesia (FHI) Surabaya akhirnya kembali mendapatkan izin penggunaan Lapangan Hockey Dharmawangsa sebagai pusat latihan atlet. Ketua FHI Surabaya, Subakri, secara resmi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Kebudayaan, Pendidikan, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Wali Kota Surabaya, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya yang telah membantu membuka akses fasilitas olahraga tersebut.
Kronologi Akses Lapangan Hockey Dharmawangsa
Sejak beberapa bulan terakhir, FHI Surabaya menghadapi kendala serius dalam menjalankan program pembinaan atlet karena tidak mendapatkan izin untuk menggunakan Lapangan Hockey Dharmawangsa. Padahal, lapangan ini merupakan satu-satunya fasilitas berstandar yang memadai untuk latihan hockey di Surabaya. Tanpa akses tersebut, latihan atlet terpaksa dilakukan di tempat lain yang kurang representatif, sehingga menghambat peningkatan kemampuan teknik, fisik, dan mental bertanding.
Subakri menjelaskan bahwa pihaknya telah berulang kali mengajukan permohonan kepada pengelola lapangan, namun selalu menemui jalan buntu. Baru setelah melibatkan KONI Surabaya sebagai mediator, komunikasi dengan Disbudporapar dan Wali Kota Surabaya membuahkan hasil positif. “Kami sangat terbantu dengan izin ini karena atlet kami bisa berlatih dengan baik dan optimal. Ini sangat penting bagi pengembangan kemampuan atlet. Dengan berlatih di lapangan yang representatif, Insya Allah hasilnya akan maksimal,” ujar Subakri dalam keterangan pers, Minggu (12/7/2026).
Apresiasi kepada Para Pemangku Kepentingan
Dalam kesempatan tersebut, Subakri secara khusus menyebutkan tiga pihak utama yang berjasa dalam proses pengembalian akses lapangan. Pertama, Kepala Disbudporapar Surabaya yang dinilai responsif terhadap aspirasi FHI. Kedua, Wali Kota Surabaya yang memberikan perhatian serius terhadap pembinaan olahraga daerah. Ketiga, KONI Surabaya yang menjembatani komunikasi antara FHI dan pemerintah kota.
“Terima kasih kepada Kepala Dinas Kebudayaan, Pendidikan, dan Pariwisata Surabaya, terima kasih kepada Wali Kota Surabaya. Tidak lupa, saya juga berterima kasih kepada KONI Surabaya yang telah mengomunikasikan aspirasi kami,” katanya.
Dampak Positif bagi Pembinaan Atlet Hockey Surabaya
Kembali dibukanya Lapangan Hockey Dharmawangsa memberikan dampak signifikan bagi program pembinaan atlet FHI Surabaya. Berikut adalah beberapa dampak positif yang diharapkan:
- Peningkatan Kualitas Latihan: Atlet dapat berlatih di lapangan berstandar internasional dengan ukuran dan permukaan yang sesuai, sehingga teknik dasar dan taktik permainan dapat diasah secara maksimal.
- Persiapan Menuju Porprov Jatim 2027: Dengan fasilitas yang memadai, FHI Surabaya optimistis dapat menyiapkan atlet-atlet terbaik untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur X tahun 2027.
- Penguatan Mental Bertanding: Latihan di lapangan resmi membantu atlet beradaptasi dengan kondisi pertandingan sesungguhnya, sehingga mental mereka lebih siap menghadapi tekanan kompetisi.
Target Ambisius Porprov Jatim 2027
Pemerintah Kota Surabaya telah mencanangkan target perolehan 250 medali emas pada Porprov Jatim 2027. Target ini tentu membutuhkan persiapan matang di seluruh cabang olahraga, termasuk hockey. Subakri menegaskan bahwa FHI Surabaya berkomitmen untuk berkontribusi dalam pencapaian target tersebut melalui pembinaan atlet yang berkelanjutan.
“Harapan kami, saluran komunikasi yang sempat tersumbat tidak terjadi lagi. Kami membawa nama Surabaya di Porprov Jatim X 2027 nanti. Target 250 medali emas tentu tidak mudah dicapai sehingga dibutuhkan sinergi yang baik antara semua pihak demi mewujudkan prestasi terbaik untuk Surabaya,” tutur Subakri.
Data Fasilitas Lapangan Hockey Dharmawangsa
Berikut adalah spesifikasi dan informasi terkait Lapangan Hockey Dharmawangsa yang menjadi pusat latihan FHI Surabaya:
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi | Dharmawangsa, Surabaya |
| Luas Lapangan | Standar internasional (91,4 m x 55 m) |
| Jenis Permukaan | AstroTurf (rumput sintetis) |
| Kapasitas Penonton | 500 orang |
| Fasilitas Pendukung | Ruang ganti, toilet, parkir |
Implikasi bagi Pembinaan Olahraga di Surabaya
Keberhasilan membuka kembali akses Lapangan Hockey Dharmawangsa menjadi contoh penting tentang pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan KONI. Subakri berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan. “Sinergi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan,” tegasnya.
Dengan adanya fasilitas yang memadai, FHI Surabaya kini dapat fokus pada peningkatan kualitas atlet. Program latihan yang lebih terstruktur dan intensif diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Surabaya di kancah provinsi maupun nasional.
Penutup yang kuat: Kembali digunakannya Lapangan Hockey Dharmawangsa bukan sekadar kemenangan administratif bagi FHI Surabaya, melainkan bukti nyata bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah dan organisasi olahraga mampu menghadirkan solusi. Dengan semangat kolaborasi yang terus terjaga, target 250 medali emas Porprov Jatim 2027 bukan lagi angan-angan, melainkan sebuah misi yang dapat diwujudkan bersama. Subakri dan seluruh atlet FHI Surabaya kini dapat berlatih dengan tenang, optimistis, dan penuh keyakinan bahwa prestasi terbaik untuk Kota Pahlawan sudah di depan mata.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









