Prestasi MTQ Tebing Tinggi Meningkat, Bidik Tiket Nasional
Suara Pecari, Tebing Tinggi – Pemerintah Kota Tebing Tinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan. Pada Selasa, 7 Juli 2026, dua duta terbaik Kota Tebing Tinggi resmi dilepas untuk mengikuti seleksi Duta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) cabang Tilawah dan Tahfizh Al-Quran tingkat Provinsi Sumatera Utara. Pelepasan yang berlangsung di Lantai I Balai Kota Tebing Tinggi ini menjadi momentum penting bagi upaya kota tersebut menembus kancah nasional.
Peningkatan Prestasi yang Signifikan
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Tebing Tinggi, Azanul Akbar Lubis, mengungkapkan bahwa prestasi Kota Tebing Tinggi di ajang MTQ tingkat provinsi mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan. Jika pada tahun sebelumnya hanya dua kategori yang berhasil masuk enam besar, kini Tebing Tinggi berhasil menempatkan lima kategori terbaik di tingkat provinsi.
| Tahun | Jumlah Kategori Masuk 6 Besar | Jumlah Kategori Terbaik |
|---|---|---|
| 2025 | 2 | – |
| 2026 | 5 | 5 |
Peningkatan ini, menurut Azanul, merupakan hasil dari pembinaan intensif yang dilakukan melalui training center yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Tebing Tinggi. “Hasil pembinaan tersebut mulai terlihat dari peningkatan prestasi Kota Tebing Tinggi di tingkat provinsi. Pada seleksi kali ini, Kota Tebing Tinggi mengirimkan peserta cabang Tahfizh Al-Quran 30 Juz dan Tilawah Remaja Putri untuk memperebutkan tiket menuju MTQ Nasional,” ujarnya.
Proses Seleksi dan Harapan ke Depan
Dua duta yang dikirimkan mewakili cabang yang sangat prestisius: Tahfizh Al-Quran 30 Juz dan Tilawah Remaja Putri. Kedua cabang ini membutuhkan kemampuan menghafal dan seni baca Al-Quran yang tinggi. Seleksi tingkat provinsi akan menjadi ajang pembuktian apakah pembinaan yang telah dilakukan mampu menghasilkan qari dan qariah terbaik.
Persiapan Matang dan Doa Orang Tua
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tebing Tinggi, Khairil Pulungan, memberikan pesan kepada para peserta agar selalu memohon doa dan restu orang tua. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh keberkahan dan keikhlasan. “Dengan persiapan yang matang dan keikhlasan hati, insyaallah hasil terbaik untuk Kota Tebing Tinggi akan kita raih,” katanya.
Pemerintah Kota Tebing Tinggi berharap peningkatan prestasi ini dapat terus berlanjut hingga tingkat nasional. Pembinaan yang berkesinambungan dinilai menjadi kunci dalam mencetak generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang MTQ.
Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat
Peningkatan prestasi MTQ ini tidak hanya berdampak pada nama baik daerah, tetapi juga pada semangat keagamaan masyarakat Tebing Tinggi. Beberapa dampak positif yang dapat diidentifikasi antara lain:
- Meningkatnya minat belajar Al-Quran: Prestasi di tingkat provinsi memotivasi generasi muda untuk lebih giat mempelajari Al-Quran, baik dari segi tilawah maupun tahfizh.
- Penguatan ekosistem pembinaan: Keberhasilan ini mendorong pemerintah dan LPTQ untuk terus mengembangkan program training center dan pembinaan berkelanjutan.
- Potensi peningkatan kunjungan wisata religi: Tebing Tinggi dapat menjadi destinasi bagi kegiatan keagamaan dan lomba MTQ antar daerah.
- Dukungan anggaran daerah: Prestasi yang meningkat dapat menjadi alasan kuat untuk mengalokasikan anggaran lebih besar bagi kegiatan keagamaan dan pembinaan Al-Quran.
Kronologi Peristiwa
Berikut adalah kronologi terkait pelepasan duta MTQ Kota Tebing Tinggi:
- 2025: Kota Tebing Tinggi hanya meraih dua kategori di posisi enam besar MTQ Provinsi Sumatera Utara.
- Januari-Juni 2026: Pembinaan intensif melalui training center oleh Pemerintah Kota dan LPTQ.
- 7 Juli 2026: Pelepasan dua duta terbaik untuk seleksi tingkat provinsi di Balai Kota Tebing Tinggi.
- Juli-Agustus 2026: Seleksi tingkat provinsi Sumatera Utara.
- Target: Meraih tiket menuju MTQ Nasional yang dijadwalkan pada tahun 2027.
Analisis dan Perspektif Tambahan
Peningkatan prestasi MTQ Tebing Tinggi tidak lepas dari peran aktif Pemerintah Kota dan LPTQ dalam menyediakan fasilitas pembinaan. Training center yang difasilitasi pemerintah menjadi wadah bagi para peserta untuk berlatih secara intensif di bawah bimbingan pelatih berpengalaman. Selain itu, dukungan dari MUI dan tokoh agama setempat juga memberikan motivasi moral dan spiritual bagi para peserta.
Menurut pengamat pendidikan Islam, keberhasilan daerah dalam ajang MTQ sering kali menjadi indikator kualitas pendidikan Al-Quran di daerah tersebut. Tebing Tinggi, dengan peningkatan signifikan ini, menunjukkan bahwa investasi di bidang pembinaan Al-Quran memberikan hasil yang nyata. Ke depan, perlu ada sinergi antara pemerintah, LPTQ, dan masyarakat untuk menjaga momentum ini.
Penutup
Pelepasan dua duta MTQ Tebing Tinggi ke tingkat provinsi bukan sekadar seremoni, melainkan simbol dari kerja keras, doa, dan harapan seluruh warga Tebing Tinggi. Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari pemerintah serta masyarakat, bukan tidak mungkin Tebing Tinggi akan melahirkan qari dan qariah yang mampu bersaing di tingkat nasional. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari kebangkitan generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia. Insyaallah.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










