Pemerintah Genjot Transportasi Massal Perkotaan untuk Tekan Beban Subsidi BBM
Suara Pecari | Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan terus mendorong penguatan transportasi massal perkotaan sebagai solusi menekan beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan mengurangi kemacetan serta polusi udara di kota-kota besar.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, mengatakan bahwa sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang terbesar beban ekonomi masyarakat.
Biaya transportasi menghabiskan sekitar 30-40 persen pendapatan masyarakat, dan sektor ini juga menyerap 90 persen dari subsidi BBM nasional yang sebesar Rp300 triliun per tahun.
Pemerintah mengembangkan Angkutan Umum Massal Perkotaan (AUMP) di 20 kota utama sesuai RPJMN 2025-2029.
Program tersebut diarahkan untuk memangkas durasi perjalanan, meningkatkan aksesibilitas, dan memperkuat kawasan perkotaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.
Kemenhub juga menghadirkan beberapa platform digital untuk mendukung digitalisasi layanan transportasi daerah, antara lain aplikasi Mitra Darat, situs resmi Teman Bus, dan aplikasi pengelolaan operasional buy the service (BTS).
Pemerintah berharap dapat menciptakan sistem transportasi yang lebih berkelanjutan, adil, dan efisien dengan dukungan dari berbagai pihak.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











