Kemenhaj Pastikan Jemaah Haji Terima Lima Liter Air Zam-zam di Debarkasi

Kemenhaj Pastikan Jemaah Haji Terima Lima Liter Air Zam-zam di Debarkasi

Suara Pecari | Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan setiap jemaah haji Indonesia mendapatkan jatah lima liter air zam-zam secara gratis. Kepastian ini disampaikan oleh Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, pada Minggu, 7 Juni 2026. Dalam pernyataannya, Maria menegaskan bahwa pembagian air zam-zam dilakukan saat jemaah tiba di debarkasi di tanah air, sehingga jemaah tidak perlu membeli air zam-zam sendiri untuk dibawa pulang.

“Jemaah tidak perlu khawatir karena semua mendapat air zam-zam resmi. Satu galon berisi lima liter dibagikan di debarkasi masing-masing,” ujar Maria. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Kemenhaj untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran kepulangan jemaah haji Indonesia. Dengan adanya jaminan ini, jemaah diharapkan tidak lagi membawa air zam-zam dalam bagasi atau kabin pesawat, karena hal itu dilarang keras.

Maria juga mengingatkan bahwa aturan larangan membawa air zam-zam ke dalam pesawat berlaku untuk semua jenis barang bawaan, baik di bagasi maupun kabin. “Air zam-zam tidak boleh masuk koper bagasi atau kabin. Aturan ini untuk menjaga kelancaran pemeriksaan keamanan penerbangan jemaah,” tegasnya. Kebijakan ini juga bertujuan untuk menghindari keterlambatan distribusi bagasi pesawat, mengingat pihak maskapai akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh barang bawaan jemaah.

Pengawasan ketat dilakukan oleh petugas di setiap debarkasi untuk menjamin kelancaran kepulangan seluruh jemaah ke Indonesia. Kemenhaj berharap jemaah mematuhi aturan ini demi kenyamanan bersama selama perjalanan. Dengan adanya jaminan air zam-zam dari pemerintah, jemaah tidak perlu repot-repot membawa air suci tersebut dari Arab Saudi.

Kemenhaj Pastikan Jemaah Haji Terima Lima Liter Air Zam-zam LPP RRI menjadi informasi penting bagi seluruh calon jemaah haji. Jaminan ini sekaligus menghilangkan kekhawatiran jemaah akan kesulitan mendapatkan air zam-zam setelah pulang ke tanah air. Kemenhaj Pastikan Jemaah Haji Terima Lima Liter Air Zam-zam LPP RRI juga merupakan bentuk pelayanan optimal pemerintah kepada jemaah haji.

Dalam implementasinya, setiap jemaah akan menerima satu galon air zam-zam berukuran lima liter saat tiba di debarkasi. Pembagian ini dilakukan secara gratis dan merata, tanpa dipungut biaya sepeser pun. Kemenhaj Pastikan Jemaah Haji Terima Lima Liter Air Zam-zam LPP RRI menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memfasilitasi kebutuhan spiritual jemaah.

Maria juga menambahkan bahwa jemaah yang kedapatan membawa air zam-zam di bagasi atau kabin akan dikenakan sanksi sesuai aturan penerbangan. Oleh karena itu, ia mengimbau jemaah untuk tidak membeli air zam-zam tambahan di Arab Saudi, karena sudah dijamin oleh pemerintah. “Kami sudah menyiapkan logistik yang cukup untuk semua jemaah. Jadi, jangan membeli air zam-zam di sana, karena nanti akan merepotkan saat pemeriksaan,” katanya.

Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Para jemaah mengaku lega karena tidak perlu lagi membawa air zam-zam dalam jumlah besar yang berat dan merepotkan. Dengan adanya jaminan dari Kemenhaj, mereka bisa fokus pada ibadah dan perjalanan pulang yang nyaman.

Sebagai kesimpulan, Kemenhaj Pastikan Jemaah Haji Terima Lima Liter Air Zam-zam LPP RRI merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan kepada jemaah haji Indonesia. Jaminan ini tidak hanya memudahkan jemaah, tetapi juga menjaga keamanan dan kelancaran penerbangan. Diharapkan seluruh jemaah mematuhi aturan yang berlaku agar proses kepulangan berjalan lancar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan