Pemprov DKI Akan Hubungkan Dua JPO yang Berdekatan di Rasuna Said

Pemprov DKI Akan Hubungkan Dua JPO yang Berdekatan di Rasuna Said

Suara Pecari, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menghubungkan dua jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berdiri berdekatan di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Langkah ini diambil untuk meningkatkan konektivitas dan kemudahan akses bagi para pejalan kaki di area tersebut.

Kedua JPO tersebut awalnya dibangun dengan fungsi berbeda. Satu JPO adalah fasilitas eksisting milik Pemprov DKI yang telah lebih dahulu ada dan berfungsi sebagai jalur penyeberangan umum. Sementara JPO lainnya adalah JPO integrasi yang dibangun oleh pihak LRT Jabodebek sebagai bagian dari fasilitas perpindahan antarmoda antara Stasiun LRT Jabodebek dan Halte Transjakarta yang kini terintegrasi.

JPO eksisting sebelumnya juga menjadi akses langsung menuju Halte Transjakarta Rasuna Said. Namun, sejak halte tersebut dipindahkan ke bawah Stasiun Terintegrasi LRT Jabodebek, akses menuju halte dialihkan melalui JPO integrasi yang dibangun oleh LRT Jabodebek. Meskipun berdekatan, kedua JPO ini tidak saling tersambung dan dipisahkan oleh pagar serta perbedaan elevasi sekitar 75 sentimeter.

Penjelasan Dinas Bina Marga DKI

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menjelaskan bahwa JPO integrasi milik LRT Jabodebek tidak hanya dimanfaatkan oleh pengguna moda transportasi LRT dan Transjakarta, tetapi juga dapat digunakan oleh masyarakat umum sebagai fasilitas penyeberangan jalan. Namun, penyambungan kedua JPO tersebut memerlukan kajian teknis karena perbedaan ketinggian dan kepemilikan fasilitas.

Respons Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa Pemprov akan segera mengambil keputusan untuk menghubungkan dua JPO tersebut. Rencana ini akan dibahas dalam rapat paripurna khusus yang dijadwalkan pada 5 Agustus 2026. Tujuan penggabungan ini adalah untuk memastikan fasilitas penyeberangan dapat terkoneksi dengan baik dan mendukung mobilitas warga secara lebih efektif.

Warga sekitar Rasuna Said sebelumnya mengeluhkan dua JPO yang berdiri berdampingan tetapi tidak terhubung, sehingga menimbulkan kebingungan saat menyeberang. Dengan adanya penghubung antar JPO, diharapkan akses menjadi lebih mudah dan nyaman bagi pejalan kaki, termasuk pengguna transportasi umum yang berpindah moda.

Konteks dan Manfaat

Penghubungan dua JPO di Rasuna Said ini merupakan bagian dari upaya pemprov dalam meningkatkan integrasi moda transportasi publik dan fasilitas pejalan kaki di Jakarta. Selain mendukung mobilitas warga, penggabungan JPO juga dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat menyeberang jalan yang sibuk di kawasan tersebut.

Meski demikian, proses penggabungan harus mempertimbangkan aspek teknis dan koordinasi dengan pihak LRT Jabodebek sebagai pemilik JPO integrasi. Hal ini penting agar hasilnya optimal dan dapat memenuhi kebutuhan semua pengguna fasilitas.

Dengan rencana penghubungan ini, diharapkan kawasan Rasuna Said semakin ramah pejalan kaki dan mendukung penggunaan transportasi umum yang terintegrasi dengan baik.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *