Drama Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah: Ketegangan dan Syarat Baru dalam Hak Asuh Anak

Drama Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah: Ketegangan dan Syarat Baru dalam Hak Asuh Anak

Suara Pecari, JakartaMediasi antara Ruben Onsu dan Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait hak asuh anak kembali berlangsung tanpa kesepakatan. Pertemuan yang diwarnai ketegangan ini juga menghadirkan syarat baru yang diajukan oleh pihak Sarwendah untuk kesempatan Ruben bertemu anak-anaknya.

Sidang mediasi yang digelar pada Rabu (19/8/2026) memperlihatkan kedua pihak hadir di lokasi yang sama, namun tetap menjaga jarak dan tidak saling berkomunikasi. Sarwendah yang datang lebih awal dengan didampingi kuasa hukumnya, memilih menyimpan sejumlah bukti untuk disampaikan pada proses persidangan selanjutnya.

Syarat Baru untuk Bertemu Anak

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkap adanya syarat kesehatan yang harus dipenuhi Ruben sebelum dapat menghabiskan quality time bersama anak-anaknya. Syarat ini disebut baru muncul dalam mediasi dan tidak tercantum dalam kesepakatan pasca-perceraian sebelumnya.

“Pihak Sarwendah ingin menjalankan quality time dengan tambahan syarat kesehatan,” ujar Minola. Ia mempertanyakan alasan munculnya ketentuan baru tersebut karena sebelumnya Ruben masih bisa bertemu anak tanpa persyaratan tambahan.

Ketegangan Selama Mediasi

Proses mediasi juga sempat memanas. Minola menceritakan bahwa Sarwendah sempat emosi dan menunjuk dirinya ketika ia menyampaikan pandangan terkait Akta 39. Saat itu, Sarwendah berdiri dan melontarkan pernyataan yang membuat suasana menjadi tegang.

Namun, Sarwendah membantah tuduhan bahwa dirinya marah-marah atau berteriak selama mediasi. Melalui akun Instagram pribadinya, ia menjelaskan bahwa reaksi yang muncul hanyalah respons terhadap pernyataan pihak Ruben yang dianggap tidak sesuai fakta seputar anak-anak mereka.

“Pernyataan bahwa saya marah-marah, menunjuk, hingga berdiri adalah tidak benar,” tegas Sarwendah. Ia juga menyebut sempat dibentak oleh salah satu pengacara Ruben Onsu selama proses berlangsung.

Konteks dan Perkembangan Sengketa

Perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah terkait hak asuh anak masih berlangsung setelah perceraian mereka. Mediasi diharapkan menjadi jalan untuk menemukan kesepakatan terbaik bagi kedua belah pihak dan terutama demi kepentingan anak-anak.

Namun, kemunculan syarat baru dan ketegangan selama proses mediasi menambah kompleksitas sengketa ini. Pihak Ruben berpegang pada kesepakatan sebelumnya yang tidak mengatur persyaratan tambahan, sementara Sarwendah memiliki pertimbangan tersendiri terkait kondisi kesehatan sebagai syarat bertemu anak.

Hingga saat ini, kedua pihak belum mencapai kesepakatan, dan proses hukum terus berjalan untuk menentukan solusi terbaik.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *