Pimpinan MPR Ziarah ke Makam Proklamator Mohammad Hatta
Suara Pecari, Jakarta – Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) melaksanakan ziarah ke makam Proklamator Mohammad Hatta, yang terletak di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa para pendiri bangsa sekaligus bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Makna Ziarah dan Penghormatan kepada Para Proklamator
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyatakan bahwa ziarah ini memiliki makna sejarah yang penting sebagai wujud penghargaan atas jasa Mohammad Hatta bersama Soekarno sebagai proklamator kemerdekaan Indonesia. Ia menegaskan bahwa setiap tanggal 17 Agustus, teks Proklamasi dibacakan diawali dengan kalimat “Atas nama bangsa Indonesia, Soekarno-Hatta”, yang menandakan pentingnya menghormati para pendiri bangsa melalui tradisi ziarah makam.
Melanjutkan Tradisi Ziarah ke Makam Soekarno
Ahmad Muzani menjelaskan bahwa tradisi ziarah telah dimulai dengan kunjungan ke makam Soekarno di Blitar, Jawa Timur, dan kini dilanjutkan dengan ziarah ke makam Mohammad Hatta. Kedua tokoh ini dianggap sebagai inspirasi perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan serta meletakkan fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kontribusi Mohammad Hatta dalam Perjuangan dan Pemikiran Bangsa
Pimpinan MPR juga menyoroti peran besar Mohammad Hatta dalam merumuskan sistem perekonomian nasional serta pemikirannya yang masih relevan hingga kini, baik dalam bidang ekonomi maupun tata kelola pemerintahan. Bung Hatta dikenal tidak hanya sebagai proklamator, tetapi juga sebagai tokoh dengan gagasan yang menjadi inspirasi bangsa Indonesia.
Selain itu, Bung Hatta memiliki peran penting dalam diplomasi Indonesia, terutama saat memimpin delegasi dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag pada 1949 yang menghasilkan pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda.
Harapan dan Rencana MPR ke Depan
Ahmad Muzani mengatakan bahwa ziarah ini merupakan bentuk rasa syukur generasi penerus kepada para pemimpin bangsa yang telah meletakkan dasar kemerdekaan Indonesia. Ia berharap kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi pengingat bagi generasi sekarang untuk terus meneladani semangat perjuangan para pendiri bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua MPR juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Mohammad Hatta atas sambutan hangatnya. MPR berencana menjadikan tradisi ziarah ke makam para proklamator sebagai agenda rutin menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahunnya sebagai upaya menjaga semangat nasionalisme dan menghormati jasa para pendiri bangsa.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










