Dan Driscoll Mundur dari Menteri Angkatan Darat AS

Dan Driscoll Mundur dari Menteri Angkatan Darat AS

Suara Pecari – Menteri Angkatan Darat Amerika Serikat, Daniel P. Driscoll, telah mengajukan pengunduran diri kepada Gedung Putih pada September 2026. Langkah ini diduga terkait ketegangan yang terjadi antara Driscoll dan Menteri Perang AS, Pete Hegseth.

Fakta Utama Pengunduran Diri

Daniel P. Driscoll menjabat sebagai Menteri Angkatan Darat AS sejak Februari 2025. Ia dikenal sebagai tokoh yang mendukung modernisasi militer dan meningkatkan kesiapan Angkatan Darat dalam menghadapi berbagai tantangan global. Namun, hubungan yang tidak harmonis dengan Pete Hegseth, yang memimpin Pentagon, menjadi faktor utama di balik pengunduran dirinya.

Driscoll merupakan pejabat yang dekat dengan Wakil Presiden AS, JD Vance. Ia menjadi pejabat senior terbaru yang meninggalkan posisi di Pentagon sejak Hegseth mengambil alih kepemimpinan, menandakan adanya dinamika internal yang signifikan.

Konteks dan Dinamika Internal

Menurut sumber yang diwawancarai, Driscoll menyampaikan kekhawatiran kepada pemerintah terkait transformasi dan kesiapan Angkatan Darat. Ia menilai tindakan Hegseth, termasuk pemecatan beberapa jenderal yang bertanggung jawab, menghambat upaya modernisasi militer yang telah digagasnya.

Situasi ini berlangsung di tengah keterlibatan militer AS yang masih aktif di Timur Tengah, dengan ribuan tentara Angkatan Darat dikerahkan untuk menghadapi konflik dengan Iran. Ketegangan internal di Pentagon berpotensi memengaruhi efektivitas operasi militer di wilayah tersebut.

Peran dan Kebijakan Driscoll selama Menjabat

Selama masa jabatannya, Driscoll mendorong Angkatan Darat AS untuk lebih tangkas dalam pengadaan senjata yang efisien dan ekonomis. Ia juga secara terbuka mengkritik perusahaan-perusahaan pembuat senjata besar, yang menurutnya telah mengecewakan rakyat Amerika dan mempersulit reformasi militer.

“Basis industri pertahanan secara luas, dan perusahaan-perusahaan utama khususnya, telah memperdaya rakyat Amerika, Pentagon, dan Angkatan Darat,” ujar Driscoll pada tahun sebelumnya.

Respon Gedung Putih dan Dampak Pengunduran Diri

Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, menyatakan bahwa Driscoll memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan agenda pemerintahan terkait kekuatan militer, termasuk kepemimpinan dalam operasi militer bersejarah dan negosiasi internasional seperti antara Rusia dan Ukraina.

Sampai saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari Gedung Putih apakah pengunduran diri Driscoll telah diterima. Namun, kepergiannya menambah daftar pejabat senior yang meninggalkan Pentagon dalam periode kepemimpinan terbaru, yang berpotensi membawa perubahan dalam struktur dan kebijakan militer AS.

Implikasi bagi Angkatan Darat AS

Pengunduran diri Driscoll menimbulkan pertanyaan tentang kelanjutan program modernisasi dan kesiapan Angkatan Darat AS, khususnya dalam menghadapi tantangan geopolitik yang kompleks. Kepemimpinan yang stabil dan harmonis di Pentagon dianggap krusial untuk menjaga efektivitas militer dan keberhasilan operasi di wilayah konflik.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *