Ini Alasan LRT Jakarta Rute Rawamangun-Manggarai Belum Beroperasi
Suara Pecari, Jakarta – Operasional LRT Jakarta rute Rawamangun-Manggarai belum dapat dimulai karena masih menunggu proses koordinasi resmi dengan Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan meresmikan moda transportasi ini.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa belum ada kepastian waktu peresmian LRT rute tersebut. Proses koordinasi masih berlangsung agar peluncuran dapat dilakukan secara resmi dan terjamin kesiapan fasilitas serta layanan.
Penundaan Peresmian dan Tarif Sementara
Peresmian LRT rute Rawamangun-Manggarai awalnya dijadwalkan pada akhir Agustus 2026, namun harus ditunda. Selama masa persiapan ini, tarif sementara yang diberlakukan adalah Rp5.000 secara flat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melakukan evaluasi tarif pada Oktober 2026 untuk menentukan apakah perlu dilakukan penyesuaian harga sesuai perhitungan yang matang.
Kesiapan dan Penyempurnaan Fasilitas
Sementara itu, untuk rute Kelapa Gading-Manggarai yang juga mengalami penundaan peresmian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyempurnakan sejumlah fasilitas layanan untuk menunjang kenyamanan dan aksesibilitas pengguna. Penyempurnaan ini mencakup fasilitas umum seperti pos kesehatan, ruang laktasi, mushola, kursi tunggu, serta fasilitas akses bagi penyandang disabilitas, lansia, dan anak-anak.
Lintasan Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dengan 11 stasiun, dan waktu tempuh diperkirakan sekitar 28 menit. Fasilitas operasional juga ditata sedemikian rupa agar area median jalan dapat digunakan kembali untuk penghijauan dan penataan kota yang lebih baik.
Evaluasi dan Jadwal Baru Peresmian
Pemprov DKI Jakarta bersama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terus melakukan evaluasi akhir terhadap kesiapan keseluruhan layanan dan fasilitas LRT. Keputusan untuk menjadwalkan ulang peresmian dilakukan agar seluruh detail fasilitas dapat dipastikan siap dan memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat pengguna.
Jadwal peresmian baru akan diumumkan setelah evaluasi dan penyempurnaan fasilitas selesai dilakukan. Penundaan ini juga bertujuan untuk memastikan agar layanan LRT dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat secara inklusif, terutama bagi kelompok yang membutuhkan layanan khusus.
Dengan adanya penundaan ini, masyarakat diharapkan dapat mendapat layanan transportasi publik yang lebih baik dan nyaman ketika LRT Jakarta rute Rawamangun-Manggarai resmi beroperasi.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










