22 Korban KM Virgo Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Berikut Identitasnya

22 Korban KM Virgo Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Berikut Identitasnya

Suara Pecari, Banjarmasin – Sebanyak 22 korban selamat dari kecelakaan kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 telah tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Selasa, 15 September 2026. Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, TNI, dan Polri setelah kapal tersebut tenggelam di perairan Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026.

Evakuasi dan Kondisi Korban

Korban selamat awalnya dievakuasi oleh Kapal Cahaya Bahari, kemudian dipindahkan ke KRI Nala, dan selanjutnya menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Lanal Banjarmasin menuju Pelabuhan Trisakti. Penggunaan kapal kecil dilakukan karena KRI Nala tidak dapat bersandar langsung di pelabuhan.

Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyatakan bahwa proses evakuasi sempat tertunda karena cuaca buruk dan keselamatan menjadi prioritas utama. Sebagian besar korban dalam kondisi baik, meski beberapa harus ditandu menuju ruang perawatan karena mengalami kelelahan. Tim medis terus melakukan pemeriksaan dan perawatan terhadap semua korban selamat.

Perluasan Area Pencarian

Operasi pencarian korban yang belum ditemukan diperluas dari 2.600 mil laut menjadi 4.600 mil laut di perairan Masalembo, Laut Jawa. Pencarian dibagi menjadi enam sektor untuk meningkatkan efektivitas. Hingga saat ini, 114 korban telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 108 orang selamat dan enam meninggal dunia.

Jenazah korban meninggal telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Lanud Syamsudin Noor dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi.

Identitas 22 Korban Selamat yang Tiba di Banjarmasin

  1. Kurdi, 33 tahun, laki-laki, Pamekasan
  2. Budi Aulia, 35 tahun, laki-laki, Madura
  3. Patrisius Ari Joman, 34 tahun, laki-laki, Medan
  4. Henianus, 38 tahun, laki-laki, Mberu
  5. Satria Bagus Saputra, 37 tahun, laki-laki, NTT
  6. Fauzan Murjin Hadin, 21 tahun, laki-laki, Lamongan
  7. Diva Saputra, 19 tahun, laki-laki, Garut
  8. Wili Agustiana, 19 tahun, laki-laki, Purbalingga
  9. Agus Munir, 24 tahun, laki-laki, Garut
  10. Sehabudin, 51 tahun, laki-laki, Jawa Barat
  11. M. Visal Dwi, 51 tahun, laki-laki, Garut
  12. Febi Ariska Hidayah, 27 tahun, perempuan, Sidoarjo
  13. Dede Farandika, 19 tahun, laki-laki, Sumenep
  14. Muniavi Koki, 29 tahun, laki-laki, Banyuwangi
  15. Haryono, 53 tahun, laki-laki, Mojokerto
  16. Paiman, 58 tahun, laki-laki, Semarang
  17. Edi Setyono, 41 tahun, laki-laki, Sidoarjo
  18. Irwan Mujiono, 36 tahun, laki-laki, Sidoarjo
  19. Fauzi Andriansyah, 40 tahun, laki-laki, Sumsel
  20. Boni Fasius Raju, 28 tahun, laki-laki, Kediri
  21. Anton, 45 tahun, laki-laki, Malang
  22. Abdul Kholid, 27 tahun, laki-laki, Flores

Peran Tim SAR dan TNI-Polri

Basarnas bersama tim gabungan TNI dan Polri berperan aktif dalam pelaksanaan evakuasi dan pencarian korban. Selain menggunakan kapal patroli cepat dan kapal kecil, helikopter juga dimanfaatkan untuk evakuasi jenazah. Keselamatan korban menjadi fokus utama dalam seluruh proses operasi SAR.

Proses evakuasi dan pencarian korban kecelakaan kapal ini masih terus berlangsung dengan harapan menemukan semua korban yang hilang dan memberikan penanganan medis yang maksimal kepada korban selamat.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *