LRT Jakarta Terapkan Tarif Promo Rp8 Selama 8 Hari, Stok BBM di Sulsel Dipastikan Aman
Suara Pecari, Jakarta – LRT Jakarta rute Kelapa Gading hingga Manggarai resmi beroperasi mulai 16 September 2026 dengan tarif promosi sebesar Rp8 selama delapan hari. Kebijakan ini bertujuan untuk memperkenalkan layanan baru tersebut kepada masyarakat luas.
Tarif promo Rp8 berlaku dari 16 hingga 23 September 2026. Pada hari pertama, layanan beroperasi sejak pukul 15.00 hingga 20.00 WIB, kemudian mulai 17 September 2026 jam operasional diperpanjang dari pukul 05.30 hingga 20.00 WIB dengan interval keberangkatan kereta sekitar 15 menit.
Detail LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai
Lintasan LRT Jakarta sepanjang 12,2 kilometer ini memiliki 11 stasiun dan dibangun dengan investasi sekitar Rp12,1 triliun. Waktu tempuh perjalanan diperkirakan sekitar 28 menit dengan waktu tunggu antar kereta sekitar 13 menit.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melakukan ekspansi jalur menuju Dukuh Atas sepanjang 2 kilometer pada awal 2027 dengan anggaran tambahan sekitar Rp2,7 triliun. Selain itu, integrasi antarmoda di Stasiun Manggarai sedang diselesaikan agar sistem pembayaran dan konektivitas antara LRT, KRL, dan Transjakarta dapat berjalan lancar, meningkatkan kenyamanan mobilitas komuter ibu kota.
Penyesuaian Tarif Setelah Masa Promo
Setelah masa promo berakhir, tarif LRT Jakarta akan menggunakan skema flat sebesar Rp5.000 per perjalanan. Pemerintah akan melakukan pembahasan final terkait tarif baru yang dijadwalkan rampung pada Oktober 2026, termasuk kemungkinan penyesuaian tarif berdasarkan rute.
Stok BBM Aman di Sulawesi Selatan
Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional aman untuk 18 hingga 20 hari, menanggapi antrean panjang di sejumlah SPBU di Sulawesi Selatan. Pemerintah mengidentifikasi adanya indikasi penyimpangan distribusi di lapangan, seperti modifikasi kapasitas tangki kendaraan pengisi BBM yang melebihi batas normal hingga 75 persen.
Kendala logistik akibat fenomena El Nino juga mempengaruhi kelancaran pasokan BBM, khususnya pendangkalan jalur transportasi sungai yang memperlambat waktu sandar kapal pengangkut BBM.
Kepastian stok BBM yang aman di tengah kondisi tersebut penting untuk menjaga kelancaran kebutuhan energi masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Sulawesi Selatan dan nasional.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










