Ed Sheeran Buka Suara soal Macklemore Keluar dari Loop Tour 2026, Pilih tak Bawa Politik
Suara Pecari – Ed Sheeran memberikan klarifikasi terkait keluarnya rapper Macklemore dari rangkaian Loop Tour 2026, menyatakan bahwa keputusan tersebut bukan berasal dari dirinya melainkan promotor dan venue konser.
Fakta Utama Mengenai Keluarnya Macklemore
Ed Sheeran menanggapi polemik yang berkembang setelah Macklemore menyatakan dukungan terhadap Palestina dalam penampilannya, yang kemudian berujung pada keputusan beberapa venue untuk membatalkan pertunjukan jika Macklemore tetap tampil dalam tur tersebut. Sheeran menjelaskan bahwa keputusan pengeluaran Macklemore merupakan kewenangan promotor dan lokasi konser, bukan dirinya pribadi.
Upaya Ed Sheeran Mencari Jalan Tengah
Sheeran mengaku telah berusaha selama sepekan untuk berdiskusi dengan berbagai pihak, termasuk promotor dan pemilik venue seperti Robert Kraft dari Gillette Stadium, untuk mencari solusi agar tur tetap berjalan lancar. Meski demikian, tekanan dari sejumlah venue membuat keputusan tersebut tidak dapat dihindari.
Alasan Ed Sheeran Memilih Tidak Membawa Politik ke Panggung Musik
Pelantun lagu “Shape of You” itu menjelaskan bahwa konsernya dihadiri oleh penonton dari berbagai latar belakang, termasuk anak-anak, sehingga ia ingin pertunjukannya menjadi ruang yang menyatukan orang melalui musik tanpa membawa isu politik.
Sheeran juga menegaskan bahwa memiliki pandangan pribadi mengenai konflik Israel-Palestina tidak berarti ia tidak peduli, namun ia memilih untuk tidak menyampaikan pendapat politik secara terbuka lewat panggung musik.
Pernyataan Sheeran Mengenai Sikapnya
- Sheeran menghormati keteguhan Macklemore dalam menyuarakan keyakinannya.
- Ia percaya ada berbagai pendekatan untuk mencapai tujuan perdamaian.
- Konsernya merupakan tempat merayakan persatuan, kegembiraan, dan cinta.
- Memberikan kesempatan bagi penonton untuk melupakan persoalan di luar panggung sejenak.
Dampak Polemik Terhadap Loop Tour 2026
Setelah keluarnya Macklemore, seluruh artis pendukung yang tersisa seperti Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga memutuskan untuk meninggalkan tur tersebut. Beoga sendiri merupakan band pengiring dalam beberapa bagian pertunjukan Ed Sheeran.
Polemik ini menunjukkan bagaimana konflik politik internasional dapat berdampak pada dunia hiburan dan konser musik, menimbulkan tantangan bagi penyelenggara dan pelaku seni dalam menjaga suasana pertunjukan tetap inklusif dan aman bagi semua pihak.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










