Jasa Marga Lakukan Perbaikan Berkala Jalan Tol untuk Kelancaran Perjalanan
Suara Pecari – PT Jasa Marga (Persero) Tbk berkomitmen melakukan pemeliharaan dan perbaikan jalan tol secara berkala guna menjaga kondisi infrastruktur sekaligus memastikan kelancaran perjalanan pengguna jalan tol. Menurut Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, perbaikan dilakukan berdasarkan kondisi perkerasan dan tingkat kerusakan yang terpantau di lapangan.
Upaya Menjaga Kualitas Jalan Tol
Jalan tol yang menerima beban lalu lintas setiap hari membutuhkan preservasi rutin untuk mencegah kerusakan berkembang lebih parah. Pemeliharaan yang tepat menjadi kunci mempertahankan keandalan infrastruktur jangka panjang. Dengan kualitas jalan tol yang terjaga, perjalanan pengguna dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman.
Metode Perbaikan Sesuai Tingkat Kerusakan
Jasa Marga menerapkan beberapa metode perbaikan sesuai jenis dan tingkat kerusakan:
- Patching: Penambalan pada titik kerusakan ringan.
- Scrapping dan Filling: Mengupas lapisan aspal yang menurun kualitasnya dan menggantinya dengan lapisan baru.
- Rekonstruksi Perkerasan: Pembongkaran bagian perkerasan yang rusak dan perbaikan struktur untuk kerusakan berat, termasuk pemulihan lapisan fondasi atau penggantian pelat beton.
Durasi rekonstruksi bervariasi antara satu hingga empat hari, tergantung tingkat kerusakan dan kondisi lapangan. Khusus untuk perbaikan beton, jalan baru dibuka setelah memenuhi persyaratan teknis demi keamanan pengguna.
Pengaturan Waktu Pekerjaan untuk Minimalkan Gangguan
Untuk mengurangi dampak terhadap kelancaran lalu lintas, sebagian pekerjaan preservasi dijadwalkan pada malam hari, antara pukul 22.00 hingga 05.00. Pengaturan waktu dan tahapan pengerjaan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan kebutuhan teknis di lapangan. Jasa Marga juga terus mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan guna meminimalkan ketidaknyamanan tanpa mengabaikan kualitas dan keselamatan.
Tantangan Pemeliharaan: Kendaraan ODOL
Selain kondisi perkerasan dan beban lalu lintas harian, kendaraan bermuatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) menjadi tantangan signifikan dalam menjaga kualitas jalan tol. Beban kendaraan yang melebihi batas mempercepat kerusakan jalan dan menuntut upaya pemeliharaan lebih intensif.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










