Sebelum Meninggal, Anggota BPK Fathan Subchi Sempat Operasi Jantung di Moskow

Suara Pecari, Moskow – Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2024-2029, Fathan Subchi, meninggal dunia pada usia 56 tahun di Moskow, Rusia, Minggu, 25 Oktober 2026. Sebelum wafat, Fathan sempat menjalani operasi jantung di Moskow ketika tengah melaksanakan tugas pemeriksaan keuangan negara.

Operasi Jantung dan Tugas di Moskow

<pKabar mengenai operasi jantung yang dijalani Fathan Subchi dikonfirmasi oleh Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Daniel Johan. Fathan berada di Moskow sebagai bagian dari tugas resmi BPK untuk melakukan pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara di wilayah tersebut.

Baca juga:

Profil dan Karier Fathan Subchi

Fathan Subchi lahir pada 11 Februari 1970. Sebelum menjabat sebagai anggota BPK, ia pernah menjadi anggota DPR dari Fraksi PKB selama dua periode, yakni 2014-2019 dan 2019-2024. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA-PMII) periode 2025-2030.

Pendidikan Fathan meliputi jenjang dasar di Demak, Jawa Tengah, pendidikan menengah atas di Salatiga, serta gelar sarjana dari Institut Agama Islam Al-Aqidah Jakarta pada 2001. Ia juga menempuh pendidikan magister di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta pada 2022, dan pernah mengikuti program doktor di universitas tersebut dan Universitas Brawijaya Malang.

Peran di BPK dan Lingkup Pemeriksaan

Dalam kapasitasnya sebagai Anggota VI BPK, Fathan membawahi pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara di sektor kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan. Lingkup pemeriksaannya meliputi kementerian dan lembaga seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Kebudayaan, BPJS Kesehatan, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Selain pemeriksaan di tingkat pusat, Fathan juga bertanggung jawab atas pemeriksaan keuangan daerah dan kekayaan daerah yang dipisahkan di beberapa provinsi serta mengarahkan pemeriksaan investigatif sesuai bidang tugasnya.

Karier dan Kiprah Lain

Sebelum terjun ke dunia politik dan pemerintahan, Fathan mengawali kariernya di bidang koperasi dan usaha. Ia pernah menjabat sebagai direktur induk Koperasi Syirkah Muawanah NU di Jakarta (2005-2012) dan komisaris PT Aman Sinar Lestari (2005-2010). Pada 2013-2014, Fathan menjadi staf khusus Menteri Tenaga Kerja.

Baca juga:

Sejak 2022, ia juga aktif sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), berbagi pengalaman dan pengetahuan di bidang akademis.

Penghormatan dan Duka Cita

BPK secara resmi menyampaikan duka cita atas wafatnya Fathan Subchi yang meninggal saat menjalankan tugas negara. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan seluruh insan pemerintahan yang pernah bekerja bersamanya.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *