Andre Rosiade Sosialisasikan Proyek Tol Sicincin-Bukittinggi Bersama KemenPU dan Pemkab
Suara Pecari, Padang Pariaman – Persiapan pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi terus dimatangkan melalui sosialisasi dan dialog yang melibatkan berbagai pihak terkait. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, dan PT Hutama Karya menggelar acara prasosialisasi pada 26 Oktober 2026 di Aula Kantor Bupati Padang Pariaman, Parik Malintang.
Persiapan Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi
Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan konektivitas di Sumatera Barat. Tol sepanjang sekitar 40,8 kilometer tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 29 triliun, belum termasuk biaya pembebasan lahan. Pembangunan tol tersebut ditargetkan mulai berjalan pada Januari 2027.
Dalam kegiatan sosialiasi, berbagai pihak dari pemerintah daerah, kementerian, hingga tokoh masyarakat hadir untuk berdialog dan mendapatkan gambaran awal mengenai trase jalan tol, kebutuhan lahan, dan tahapan persiapan yang harus dilalui sebelum pembangunan dimulai. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan masukan, termasuk kekhawatiran terkait dampak terhadap lingkungan dan aktivitas sehari-hari.
Peran Andre Rosiade dan Dukungan Pemerintah Pusat
Andre Rosiade menjelaskan bahwa pembangunan tol ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Perjuangan untuk mewujudkan proyek ini semakin kuat setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan jalur transportasi di Sumatera Barat pada Desember 2025. Pada kunjungan tersebut, persoalan akses transportasi yang terputus menjadi perhatian serius sehingga diperlukan alternatif konektivitas yang andal seperti jalan tol ini.
Andre menyampaikan langsung pentingnya pembangunan tol ini kepada Presiden dan koordinasi dengan kementerian terkait pun berjalan intensif hingga akhirnya anggaran dapat dialokasikan. Ia menegaskan bahwa mendapatkan anggaran sebesar itu tidak mudah dan membutuhkan upaya meyakinkan pemerintah pusat serta bersaing dengan daerah lain.
Keterlibatan dan Peran Aktif Masyarakat
Sosialisasi ini tidak hanya sebagai penyampaian informasi, tetapi juga wadah dialog antara pemerintah dan masyarakat. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Kepala Dinas Perkimtan Sumbar, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumbar, Direktur Utama PT Hutama Karya, serta tokoh masyarakat seperti wali nagari dan ninik mamak. Mereka membahas berbagai aspek teknis dan sosial yang penting untuk kelancaran pembangunan tol.
Masyarakat yang hadir diberikan ruang untuk mengajukan pertanyaan dan menyampaikan kekhawatiran, khususnya terkait pembebasan lahan dan dampak lingkungan. Hal ini penting untuk memastikan pembangunan berjalan dengan memperhatikan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Signifikansi Pembangunan Jalan Tol
Proyek Tol Sicincin-Bukittinggi menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan konektivitas dan mempercepat mobilitas di Sumatera Barat. Jalan tol ini diharapkan dapat mengatasi kendala transportasi yang selama ini menghambat akses antar daerah, memperlancar arus barang dan jasa, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.
Dengan pembangunan tol ini, diharapkan Sumatera Barat menjadi lebih terintegrasi secara infrastruktur, memberikan alternatif transportasi yang lebih efisien dan aman bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










