Polisi Imbau Wisatawan yang Jadi Korban Scam Berkedok Abdi Dalem Melapor
Suara Pecari, Yogyakarta – Polresta Yogyakarta mengimbau wisatawan yang menjadi korban penipuan berkedok “abdi dalem” untuk segera melapor ke pihak kepolisian. Pelaporan dapat dilakukan langsung di kantor Polresta Yogyakarta atau melalui nomor telepon darurat 110.
Imbauan Polisi dan Prosedur Pelaporan
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani HS, menyatakan bahwa apabila terdapat indikasi penipuan, korban diharapkan untuk menghubungi call center Polri di nomor 110. Polisi akan menyelidiki laporan yang masuk, terutama apabila terdapat kerugian materi dan unsur pidana.
Kronologi Kasus Scam Berkedok “Abdi Dalem” di Keraton Yogyakarta
Kasus penipuan ini kembali muncul di kawasan wisata Keraton Yogyakarta. Seorang wisatawan membagikan pengalamannya melalui media sosial saat berkunjung bersama keluarga. Mereka menemukan loket tiket dalam keadaan tutup dan kemudian didatangi oleh seorang pria berbaju batik cokelat yang menawarkan kunjungan ke tempat pembuatan batik.
Wisatawan pun menerima tawaran tersebut dan diajak masuk ke sebuah gang. Namun, lokasi yang dituju ternyata bukan tempat pembuatan batik, melainkan sebuah tempat penjualan lukisan. Pria tersebut kemudian bercerita tentang keluarga Keraton Yogyakarta dan menawarkan lukisan dengan harga antara Rp 700 ribu hingga Rp 2 juta.
Selama proses penawaran, wisatawan merasa tertekan dan mencurigai adanya upaya penipuan sehingga memutuskan untuk tidak membeli lukisan tersebut.
Tanggapan dan Langkah dari Keraton Yogyakarta
Carik Kawedanan Radya Kartiyasa Keraton Yogyakarta, Nyi Raden Wedana Noorsundari, menyayangkan kejadian tersebut karena dapat merusak pengalaman wisata di Yogyakarta. Pihak Keraton saat ini tengah menelusuri identitas pria yang terlibat dan belum dapat memastikan apakah pria tersebut benar merupakan abdi dalem Keraton.
Keraton juga berupaya berkoordinasi dengan paguyuban pemandu wisata untuk membahas peristiwa ini dan meningkatkan pengawasan. Wisatawan yang mengalami kejadian serupa diminta untuk melaporkan melalui situs tourism.kratonjogja atau akun Instagram kratonjogja.tourism.
Upaya Pencegahan dan Sosialisasi
Selain menindaklanjuti laporan, pihak Keraton Yogyakarta terus menyosialisasikan tata cara berkunjung yang benar melalui media sosial. Hal ini bertujuan memberikan informasi yang akurat kepada wisatawan dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.
Langkah ini penting untuk menjaga reputasi kawasan wisata dan memastikan kenyamanan serta keamanan para pengunjung selama berada di area Keraton Yogyakarta.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










