Bupati Sampang Manfaatkan Forum APKASI untuk Dorong Inovasi Pelayanan Publik dan Pemberdayaan Perempuan
Suara Pecari, Bupati Sampang, Slamet Junaidi, menghadiri Dialog Otonomi Daerah dan Women Program dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Acara yang digelar di Hall Institut Kesehatan Medistra, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis, 2 Juli 2026, ini menjadi ajang strategis bagi para kepala daerah untuk berdiskusi langsung dengan pemerintah pusat mengenai arah kebijakan otonomi daerah, penguatan pelayanan publik, serta sinergi pembangunan nasional.
Momentum Kolaborasi Nasional
Forum yang dihadiri oleh Ketua APKASI Bursah Zarnubi, Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan selaku tuan rumah, serta puluhan bupati dan ketua TP PKK dari berbagai kabupaten ini, tidak hanya menjadi ajang seremonial. Lebih dari itu, forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Bupati Sampang menilai bahwa partisipasinya dalam forum ini sangat penting untuk menyerap inovasi dan pengalaman dari daerah lain.
“Pertemuan ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk menyerap berbagai gagasan dan pengalaman dari daerah lain. Hasil diskusi akan menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Sampang,” ujar Slamet Junaidi.
Women Program: Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan
Salah satu agenda utama dalam dialog ini adalah Women Program, yang menyoroti peran perempuan dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam pembangunan daerah. Program ini menekankan pentingnya pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui partisipasi aktif perempuan. Ketua TP PKK Kabupaten Sampang yang turut hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa hasil diskusi akan diimplementasikan dalam program-program pemberdayaan di tingkat desa.
Pesan Wakil Menteri Dalam Negeri
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, dalam sambutannya menekankan bahwa pemerintah daerah harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan melalui tata kelola pemerintahan yang profesional, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci percepatan pembangunan nasional. Pesan ini sejalan dengan tema besar forum yang mengedepankan sinergi dan inovasi.
Dampak dan Implikasi bagi Kabupaten Sampang
Partisipasi Bupati Sampang dalam forum APKASI ini diharapkan membawa dampak positif bagi pembangunan di daerahnya. Beberapa implikasi yang dapat diantisipasi antara lain:
- Peningkatan kualitas pelayanan publik melalui adopsi praktik terbaik dari daerah lain.
- Penguatan peran perempuan dalam pembangunan melalui program pemberdayaan yang lebih terstruktur.
- Meningkatnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam pelaksanaan kebijakan otonomi daerah.
Data Peserta dan Agenda Forum
Berikut adalah tabel yang merangkum informasi penting terkait forum APKASI ke-26 ini:
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Tanggal | 2 Juli 2026 |
| Tempat | Hall Institut Kesehatan Medistra, Deli Serdang, Sumut |
| Penyelenggara | APKASI |
| Jumlah Peserta | Ratusan bupati dan ketua TP PKK se-Indonesia |
| Agenda Utama | Dialog Otonomi Daerah dan Women Program |
Kronologi Acara
Acara dimulai dengan sambutan dari tuan rumah, Bupati Deli Serdang, dilanjutkan dengan pembukaan oleh Ketua APKASI. Setelah itu, Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan keynote speech mengenai arah kebijakan otonomi daerah. Sesi dialog interaktif kemudian digelar, diikuti dengan breakout session Women Program yang membahas strategi pemberdayaan perempuan. Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah.
Partisipasi aktif Bupati Sampang dalam forum ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan otonomi daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan membawa pulang gagasan segar dan jaringan kerja sama yang lebih luas, Kabupaten Sampang diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan. Forum APKASI ke-26 ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan otonomi daerah dan merencanakan langkah ke depan yang lebih inovatif dan inklusif.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









