Gubernur Jambi Lantik Lima Pejabat Hasil Open Bidding, Tegaskan Penguatan Kinerja dan Integritas

Gubernur Jambi Lantik Lima Pejabat Hasil Open Bidding, Tegaskan Penguatan Kinerja dan Integritas

Suara Pecari, Jambi – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., resmi melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi pada Kamis, 16 Juli 2026 malam. Acara yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi ini merupakan puncak dari proses seleksi terbuka (open bidding) yang bertujuan mengisi kekosongan jabatan strategis sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Latar Belakang Open Bidding di Jambi

Proses open bidding untuk lima jabatan ini telah dimulai beberapa bulan sebelumnya melalui pengumuman resmi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi. Seleksi ketat dilakukan untuk memastikan bahwa pejabat yang terpilih memiliki kompetensi, integritas, dan visi yang sejalan dengan rencana pembangunan daerah. Gubernur Al Haris menegaskan bahwa mekanisme ini merupakan komitmen pemerintah provinsi dalam menerapkan prinsip meritokrasi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengisian jabatan publik.

Lima Pejabat yang Dilantik

NoNamaJabatan Baru
1Umar My, S.E., M.E.Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi
2Nasrul, S.T., M.T.Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Jambi
3Drs. Atma Jaya, M.Si.Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi
4Bustanul Arifin, S.E., M.E.Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi
5drg. Iwan Hendrawan, MARSDirektur RSUD Raden Mattaher Jambi

Pesan Gubernur: Soliditas Tim dan Integritas

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan mengingatkan bahwa amanah yang diemban merupakan tanggung jawab besar. “Keberhasilan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh soliditas tim. Bangun komunikasi yang baik, satukan visi, satukan persepsi, sehingga seluruh jajaran dapat bekerja dalam satu tujuan yang sama. Jangan sampai terjadi jarak antara pimpinan dan pegawai, karena kondisi tersebut akan berdampak pada menurunnya semangat kerja dan kualitas pelayanan,” ujar Gubernur.

Ia menekankan beberapa poin penting yang harus dipegang oleh para pejabat baru:

  • Kepemimpinan yang Kuat: Setiap kepala perangkat daerah harus mampu memahami lingkungan kerja dan membangun kepemimpinan yang adaptif terhadap tantangan kompleks ke depan.
  • Hubungan Harmonis dengan Pegawai: Seorang pemimpin harus menjadi teladan, memberikan pembinaan, serta menciptakan suasana kerja yang kondusif sehingga seluruh aparatur merasa dihargai dan termotivasi.
  • Integritas dan Akuntabilitas: Setiap kebijakan dan penggunaan anggaran harus dilaksanakan secara transparan dan sesuai peraturan perundang-undangan. “Jabatan adalah amanah. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga kepercayaan masyarakat, hindari penyalahgunaan wewenang,” tegas Gubernur.

Kronologi Pelantikan dan Dampaknya

Proses pelantikan ini diawali dengan seleksi administrasi, uji kompetensi, dan wawancara oleh panitia seleksi yang independen. Setelah dinyatakan lulus, para calon menjalani fit and proper test di hadapan Gubernur dan Sekretaris Daerah. Pelantikan sendiri dilakukan pada malam hari untuk memberikan kesan formal dan khidmat, serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., Asisten I Sekretariat Daerah Arif Munandar, S.E., serta para pejabat tinggi pratama lainnya.

Kekosongan jabatan yang sebelumnya terjadi di beberapa dinas, terutama Dinas Pendidikan dan RSUD Raden Mattaher, sempat menimbulkan kekhawatiran akan terhambatnya pelayanan publik. Dengan dilantiknya pejabat definitif, diharapkan terjadi akselerasi program-program prioritas seperti peningkatan mutu pendidikan, pembangunan perumahan layak huni, perlindungan perempuan dan anak, serta pelayanan kesehatan rumah sakit.

Implikasi bagi Masyarakat Jambi

Pelantikan ini memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Di sektor pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan yang baru dituntut untuk melanjutkan program peningkatan kualitas guru dan infrastruktur sekolah. Di bidang perumahan, realisasi program 1.000 rumah susun untuk MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) diharapkan dapat dipercepat. Sementara itu, RSUD Raden Mattaher sebagai rumah sakit rujukan utama di Jambi akan mendapatkan kepemimpinan baru yang diharapkan mampu menekan angka rujukan ke luar daerah dan meningkatkan layanan spesialis.

Gubernur Al Haris juga mengingatkan bahwa tantangan penyelenggaraan pemerintahan ke depan akan semakin kompleks, termasuk tekanan terhadap stabilitas fiskal daerah dan kebutuhan adaptasi teknologi digital. Oleh karena itu, ia meminta para pejabat untuk segera beradaptasi dan memperkuat sinergi antar lembaga.

Harapan ke Depan

Dengan dilantiknya lima pejabat ini, Gubernur Al Haris optimistis bahwa Pemerintah Provinsi Jambi akan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas. “Saya berharap para pejabat yang baru dapat segera merumuskan strategi kerja, melibatkan seluruh stakeholder, dan membawa perubahan positif bagi masyarakat Jambi. Jangan pernah lelah untuk berinovasi dan berintegritas,” pungkasnya.

Acara pelantikan ditutup dengan penyerahan berita acara dan sesi foto bersama. Para pejabat baru pun langsung berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah untuk memulai program 100 hari pertama mereka, yang akan menjadi tolok ukur awal kinerja.

Momentum ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, bersih, dan melayani. Semoga langkah ini menjadi awal yang baik bagi transformasi tata kelola pemerintahan di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *