Presiden Prabowo Rencanakan Perluasan Sentra Budidaya Perikanan untuk Tingkatkan Ekspor
Suara Pecari | Presiden Prabowo Subianto mengumumkan langkah strategis pemerintah untuk memperluas sentra budidaya perikanan guna meningkatkan ekspor komoditas perikanan Indonesia. Pengumuman ini disampaikan usai acara Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) yang terletak di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Dalam keterangannya, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah akan menyediakan lahan untuk budidaya perikanan seluas ratusan hektare. Dia meyakini bahwa pengembangan ini akan berkontribusi signifikan terhadap produktivitas dan ekspor sektor perikanan dalam negeri. “Kita mulai sekarang menambah, kita akan bangun proyek-proyek produktif yang menghasilkan protein dan untuk rakyat kita. Dan juga, untuk jual ke luar negeri supaya kita bisa dapat devisa,” ungkapnya di Desa Tegalretno, Kebumen.
Salah satu lokasi yang telah ditentukan untuk pengembangan budidaya perikanan adalah di BUBK Kebumen, di mana 65 hektare dari total 100 hektare lahan telah beroperasi untuk budidaya udang. Selain itu, lokasi lain yang sedang dipersiapkan adalah di Wayangapu, Nusa Tenggara Timur, dan juga ada rencana untuk mengembangkan lahan seluas 14.000 hektare di kawasan Pantura.
Presiden Prabowo menambahkan, pemerintah juga sedang membangun tambak perikanan di Wayangapu seluas 2.000 hektare dan di Gorontalo seluas 200 hektare. “Di Jawa Barat, di Pantura 14.000 hektare, hanya di sana ikan, di sini (Kebumen) udang,” jelasnya. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan bahwa pembangunan tambak udang terintegrasi sudah dimulai sejak Februari, dengan total investasi mencapai Rp7,2 triliun dan target produksi mencapai 52.000 ton udang per tahun.
Langkah pemerintah ini diharapkan dapat mendorong sektor perikanan untuk lebih produktif dan berdaya saing di pasar internasional. Dengan memperluas sentra budidaya, Indonesia berpotensi untuk menjadi salah satu negara penghasil udang terbesar dan meningkatkan pendapatan negara dari sektor perikanan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












