Menteri Kebudayaan Tekankan Pentingnya Literasi Keris Nusantara
Suara Pecari | Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menekankan pentingnya literasi keris untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap warisan budaya Nusantara. Menurutnya, keris tidak hanya dipandang dari sisi mistis, tetapi juga sebagai karya seni dan ekspresi budaya leluhur bangsa.
Ia mengatakan pandangan masyarakat terhadap keris kerap dikaitkan dengan unsur spiritual atau “isi” yang melekat pada benda tersebut. Karena itu, literasi dinilai menjadi hal vital agar masyarakat memahami keris secara lebih utuh.
Fadli Zon juga menyebut berbagai buku dan siniar tentang perkerisan kini terus berkembang melalui kolaborasi para budayawan dan penulis. Beberapa di antaranya membahas keris Bali, keris Melayu, hingga keris dari Sulawesi.
Lebih lanjut, kata dia, keris juga memiliki nilai historis karena digunakan oleh banyak tokoh bangsa. Diantaranya seperti Pangeran Diponegoro hingga Jenderal Sudirman.
Ia berharap masyarakat semakin mengapresiasi keris, termasuk karya para empu masa kini. Menurutnya, keris kontemporer juga dapat dipandang sebagai karya seni rupa dengan pencapaian artistik tinggi.
Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) berupaya untuk melakukan pembinaan kepada para pedagang keris. Hal ini dilakukan guna meningkatkan tata kelola perdagangan yang lebih baik dan profesional.
Ia menjelaskan pembinaan tersebut mencakup manajemen perdagangan, tata kelola pemasaran, hingga penerapan kode etik dalam bursa keris. Menurutnya, langkah itu penting untuk menjaga nilai budaya sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perdagangan keris.
SNKI juga terus membangun semangat pelestarian budaya perkerisan melalui berbagai komunitas dan paguyuban di daerah. Upaya tersebut dilakukan bersama sejumlah pegiat keris yang aktif mengembangkan komunitas perkerisan di berbagai wilayah.
Ia menyebut beberapa paguyuban perkerisan kini telah berdiri di Lombok dan mulai berkembang hingga ke Sumba serta Sumbawa. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pelestarian budaya keris di Indonesia.
Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan menghargai keris sebagai warisan budaya Nusantara yang kaya dan beragam.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












