Ketua TP PKK Batu Apresiasi Santunan Warga RW 1 Sisir, Tradisi Lebih dari 15 Tahun

Ketua TP PKK Batu Apresiasi Santunan Warga RW 1 Sisir, Tradisi Lebih dari 15 Tahun

Apresiasi Ketua TP PKK Batu atas Konsistensi Warga RW 1 Sisir

Suara Pecari, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Batu, Siti Faujiyah Nurochman, menghadiri langsung kegiatan santunan bagi anak yatim, dhuafa, dan janda muslimah di RW 1 Kelurahan Sisir pada Senin, 21 Juli 2026. Acara yang berlangsung penuh khidmat ini diikuti oleh 140 penerima manfaat yang berasal dari lingkungan RW setempat. Dalam sambutannya, Siti Faujiyah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang telah konsisten menyelenggarakan santunan ini selama lebih dari 15 tahun. Menurutnya, tradisi tahunan yang digelar setiap bulan Muharram ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang mengakar kuat di masyarakat Kelurahan Sisir.

“Kegiatan seperti ini merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa. Apa yang dilakukan dengan penuh keikhlasan akan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan sekaligus menjadi amal kebaikan yang insyaallah mendapat balasan berlipat dari Allah SWT,” ujar Siti Faujiyah di hadapan para tamu undangan. Ia menambahkan bahwa santunan yang dilaksanakan secara swadaya oleh warga ini menunjukkan kekuatan solidaritas yang patut dicontoh oleh lingkungan lain di Kota Batu. Kehadirannya bersama jajaran pengurus TP PKK Kota Batu menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah terhadap inisiatif masyarakat yang bersifat mandiri dan berkelanjutan.

Tradisi Tahunan yang Mengakar Kuat

Kegiatan santunan di RW 1 Kelurahan Sisir bukanlah acara sekali jalan. Warga setempat telah menjadikannya agenda rutin setiap bulan Muharram selama lebih dari satu setengah dekade. Tradisi ini berawal dari inisiatif beberapa tokoh masyarakat yang ingin berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan kaum dhuafa di lingkungan sekitar. Seiring waktu, antusiasme warga semakin meningkat, dan kini santunan dikelola secara gotong royong oleh panitia yang dibentuk dari unsur RT dan RW. Dana terkumpul dari sumbangan sukarela warga, donatur tetap, serta partisipasi pengusaha lokal. Hal ini mencerminkan bahwa semangat berbagi telah menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, panitia tidak hanya membagikan santunan berupa uang tunai dan sembako, tetapi juga menyelenggarakan rangkaian acara keagamaan. Tahun ini, tausiyah disampaikan oleh KH. Muhsin Al Ansori yang mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan memperbanyak amal kebajikan, khususnya di bulan Muharram yang penuh berkah. Kehadiran tokoh agama memberikan nuansa spiritual yang mendalam, sekaligus mengingatkan kembali nilai-nilai kebersamaan dan keikhlasan dalam berbagi.

Daftar Penerima Manfaat Santunan RW 1 Sisir

Berikut adalah rincian penerima manfaat yang hadir dalam kegiatan santunan tersebut:

KategoriJumlah PenerimaBentuk Santunan
Anak Yatim60 orangUang tunai + paket sembako
Dhuafa50 orangUang tunai + paket sembako
Janda Muslimah30 orangUang tunai + paket sembako
Total140 orang

Dampak Sosial dan Harapan ke Depan

Kegiatan santunan seperti yang digelar di RW 1 Sisir memiliki dampak luas, tidak hanya bagi penerima manfaat tetapi juga bagi seluruh masyarakat. Bagi anak yatim, dhuafa, dan janda muslimah, santunan ini meringankan beban ekonomi sekaligus memberikan kebahagiaan di bulan Muharram. Secara sosial, tradisi ini memperkuat ikatan antarwarga, menumbuhkan rasa empati, dan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya berbagi. Ketua TP PKK Kota Batu berharap budaya saling membantu ini terus dipertahankan dan dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan lainnya. “Dengan kolaborasi dan kebersamaan, kita bisa mewujudkan masyarakat yang lebih peduli dan solid. Ini modal penting dalam membangun Kota Batu yang sejahtera dan berkarakter,” imbuh Siti Faujiyah.

Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi contoh bagaimana masyarakat dapat mengorganisir diri secara mandiri tanpa harus bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah. Swadaya warga yang berlangsung konsisten menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama di tengah modernitas. Pemerintah Kota Batu sendiri, melalui TP PKK, terus mendorong kegiatan serupa di berbagai kelurahan. Diharapkan, tradisi santunan bulan Muharram tidak hanya berhenti di RW 1 Sisir, tetapi menyebar ke seluruh penjuru kota.

Penutup: Semangat Berbagi yang Tak Pernah Padam

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan perkotaan, tradisi santunan di RW 1 Kelurahan Sisir menjadi oase kepedulian yang menyegarkan. Lebih dari sekadar acara tahunan, kegiatan ini adalah cermin dari jiwa gotong royong yang masih terpelihara dengan baik. Kehadiran Ketua TP PKK Kota Batu, Siti Faujiyah Nurochman, memberikan legitimasi dan semangat baru bagi warga untuk terus berbagi. Semoga apa yang telah dirintis selama 15 tahun ini tidak hanya menjadi kenangan, tetapi terus menginspirasi generasi mendatang untuk selalu peduli terhadap sesama. Karena sejatinya, kebahagiaan sejati lahir dari keikhlasan memberi.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *