Menteri Ekraf Bidik Pangsa Produksi Iklan Global Masuk ke Indonesia, Dorong Talenta Kreatif Nasional
Suara Pecari | Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) terus berupaya meningkatkan daya saing industri periklanan nasional di kancah global. Menteri Ekraf Bidik Pangsa Produksi Iklan Global Masuk ke Indonesia LPP RRI sebagai salah satu strategi utama untuk memperkuat kontribusi sektor kreatif terhadap perekonomian nasional. Hal ini disampaikan Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya dalam wawancara di Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).
Ia berharap semakin banyak talenta kreatif Indonesia yang terlibat dalam ajang global, khususnya di sektor periklanan. Dengan demikian, kualitas karya dan standar kerja industri nasional semakin diakui secara internasional. “Harapannya dengan memperkenalkan talenta-talenta kreatif kita, terutama di industri periklanan, baik dan semakin memenuhi standar internasional,” tambahnya.
Perkembangan teknologi digital menjadi faktor pendorong utama dalam upaya Menteri Ekraf Bidik Pangsa Produksi Iklan Global Masuk ke Indonesia LPP RRI. Riefky menilai bahwa berbagai pekerjaan kreatif kini dapat dikerjakan secara jarak jauh tanpa harus bertatap muka. “Sekarang serba digital, tidak harus datang langsung, tetapi secara remote juga bisa dikerjakan. Artinya kue dari pembuatan produksi iklan dunia itu kami harap bisa banyak masuk ke Indonesia,” jelasnya.
Pemerintah mendorong produksi iklan global agar semakin banyak melibatkan tenaga kreatif dan agensi berbasis di Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor periklanan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. Data dari Kementerian Investasi/BKPM menunjukkan bahwa investasi sektor ekonomi kreatif pada subsektor periklanan pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp6,6 triliun. Nilai tersebut menempatkan subsektor periklanan pada posisi kelima setelah aplikasi, kriya, fesyen, dan kuliner.
“Investasi sektor ekonomi kreatif di subsektor periklanan saat ini menempati urutan kelima dengan nilai Rp6,6 triliun. Capaian tersebut menunjukkan potensi besar industri periklanan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional berkelanjutan,” kata Riefky.
Dengan berbagai langkah strategis yang telah dan akan dilakukan, Menteri Ekraf Bidik Pangsa Produksi Iklan Global Masuk ke Indonesia LPP RRI menjadi fokus utama untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai produksi iklan dunia. Pemerintah optimistis bahwa melalui pengembangan talenta kreatif dan pemanfaatan teknologi digital, Indonesia dapat merebut pangsa pasar yang lebih besar di industri periklanan global.
Ke depannya, Kementerian Ekraf akan terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa talenta kreatif Indonesia mendapatkan akses seluas-luasnya ke ajang internasional. Selain itu, pemerintah juga akan mendorong peningkatan investasi di subsektor periklanan agar dapat bersaing dengan negara-negara maju lainnya.
Upaya Menteri Ekraf Bidik Pangsa Produksi Iklan Global Masuk ke Indonesia LPP RRI diharapkan tidak hanya meningkatkan pengakuan internasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Dengan potensi besar yang dimiliki, sektor periklanan diyakini akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kreatif Indonesia di masa mendatang.
Kesimpulannya, langkah Menteri Ekraf dalam membidik pangsa produksi iklan global masuk ke Indonesia merupakan strategi yang tepat untuk mengoptimalkan potensi talenta kreatif nasional. Dengan dukungan teknologi digital dan investasi yang terus meningkat, industri periklanan Indonesia memiliki peluang besar untuk tumbuh dan bersaing di tingkat global.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












