KAI Pasang 113 Unit PLTS Guna Kurangi Emisi Karbon, Targetkan 5.800 Ton per Tahun

KAI Pasang 113 Unit PLTS Guna Kurangi Emisi Karbon, Targetkan 5.800 Ton per Tahun

Suara Pecari | PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan dengan mengoperasikan 113 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang tersebar di 92 lokasi stasiun dan depo. Langkah ini merupakan bagian dari program keberlanjutan perusahaan untuk mengurangi emisi karbon. Dalam keterangan resmi, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan bahwa pemasangan PLTS dilakukan secara bertahap. “Pengembangan PLTS menjadi bagian dari upaya KAI untuk meningkatkan pemanfaatan energi bersih dalam operasional perusahaan. Program ini terus kami kembangkan secara bertahap seiring komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan efisiensi energi,” ujarnya.

Kapasitas total PLTS yang terpasang mencapai 4.430,65 kilo Watt peak (kWp). Dengan kapasitas tersebut, KAI berpotensi memproduksi sekitar 5,8 juta hingga 6,6 juta kWh energi listrik bersih setiap tahunnya. Berdasarkan perhitungan menggunakan faktor emisi dari Keputusan Menteri ESDM Nomor 163.K/HK.02/MEM.S/2021, sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali) memiliki faktor emisi 0,84-0,87 ton CO2 per MWh. Dengan demikian, potensi pengurangan emisi karbon mencapai 5.100 hingga 5.800 ton per tahun.

Pemasangan PLTS tidak hanya terbatas di stasiun, tetapi juga di sepuluh balai yasa, enam griya karya, tiga depo, satu kantor, dan satu gedung record center. Inisiatif ini memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di lingkungan perusahaan. Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menegaskan, “Transformasi menuju transportasi berkelanjutan memerlukan langkah yang konsisten. KAI akan terus mengembangkan berbagai inisiatif yang mendukung efisiensi energi, pengurangan emisi, serta penciptaan nilai berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.”

Dengan langkah ini, KAI Pasang 113 Unit PLTS Guna Kurangi Emisi Karbon LPP RRI menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung target pengurangan emisi nasional. Ke depannya, KAI berencana untuk terus menambah kapasitas PLTS di berbagai fasilitas operasional. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat transisi energi bersih di sektor transportasi.

Melalui inisiatif ini, KAI tidak hanya mengurangi jejak karbon, tetapi juga menghemat biaya operasional jangka panjang. Penggunaan energi surya diharapkan dapat menjadi model bagi perusahaan transportasi lain di Indonesia. Dengan total kapasitas terpasang yang signifikan, KAI Pasang 113 Unit PLTS Guna Kurangi Emisi Karbon LPP RRI menjadi langkah strategis dalam mewujudkan transportasi ramah lingkungan.

Kesimpulannya, langkah KAI dalam memasang 113 unit PLTS merupakan kontribusi nyata terhadap pengurangan emisi karbon dan penerapan energi bersih. Diharapkan inisiatif ini dapat terus dikembangkan dan diikuti oleh sektor lainnya untuk mencapai target keberlanjutan lingkungan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan