Purnawirawan TNI Bambang Ismawan Resmi Jadi Dirut Baru PTBA Gantikan Arsal Ismail

Purnawirawan TNI Bambang Ismawan Resmi Jadi Dirut Baru PTBA Gantikan Arsal Ismail

Suara Pecari | PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) resmi menunjuk Bambang Ismawan sebagai Direktur Utama yang baru, menggantikan Arsal Ismail. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar secara elektronik pada Kamis, 11 Juni 2026. Dengan demikian, Bambang Ismawan jadi dirut baru PTBA gantikan Arsal Ismail dan menjadi bagian dari deretan purnawirawan TNI yang memimpin BUMN.

Bambang Ismawan merupakan lulusan Akademi Militer 1988 dari Korps Infanteri TNI Angkatan Darat. Sebelum menjabat sebagai dirut, ia adalah Komisaris Utama PTBA. Karier militernya cemerlang dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI. Ia juga pernah menjabat Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI. Bambang Ismawan jadi dirut baru PTBA gantikan Arsal Ismail di tengah upaya perusahaan memperkuat hilirisasi batu bara dan menjaga kinerja operasional.

RUPST juga mengangkat Ida Bagus Putu Dunia, mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai Komisaris Utama PTBA menggantikan Bambang. Perombakan ini melengkapi susunan direksi dan komisaris baru PTBA. Selain itu, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp1,32 triliun atau 45% dari laba bersih 2025 yang mencapai Rp2,93 triliun. Sisa laba sebesar Rp1,61 triliun ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk pengembangan usaha.

Sepanjang 2025, PTBA membukukan pendapatan Rp42,65 triliun yang ditopang penjualan ekspor 46% dan domestik 54%. Lima negara tujuan ekspor terbesar adalah Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina. Total aset perseroan per 31 Desember 2025 mencapai Rp43,92 triliun, meningkat 5% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh aset tidak lancar yang naik sekitar Rp3,12 triliun.

Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, menyatakan bahwa seluruh keputusan RUPST mencerminkan komitmen perusahaan untuk menjaga keseimbangan antara nilai tambah pemegang saham, penguatan struktur permodalan, dan keberlanjutan bisnis. “PTBA terus berupaya menjaga kinerja operasional yang optimal, meningkatkan efisiensi, memperkuat hilirisasi batu bara, serta mengembangkan berbagai inisiatif bisnis yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.

Penunjukan Bambang Ismawan menjadi sorotan karena kontras dengan pernyataan Kepala BP BUMN Dony Oskaria yang menyebut proses seleksi direksi BUMN kini diperketat. Dalam sebuah podcast, Dony mengatakan setiap kandidat harus melalui uji kompetensi dasar oleh empat konsultan independen dan wawancara panel bersertifikat. Meski demikian, Bambang Ismawan jadi dirut baru PTBA gantikan Arsal Ismail menambah daftar purnawirawan TNI yang memimpin BUMN, seperti Untung Budiharto di ANTM dan Restu Widiyantoro di Timah.

RUPST juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar PTBA untuk menyesuaikan dengan KBLI 2025 serta pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasian. Dengan susunan manajemen baru, PTBA diharapkan mampu menghadapi dinamika industri pertambangan dan energi serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan. Bambang Ismawan jadi dirut baru PTBA gantikan Arsal Ismail menjadi babak baru bagi perusahaan pelat merah ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan