BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75% dan Bandara Kertajati Jadi Pusat Pemeliharaan Pesawat TNI AU

BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75% dan Bandara Kertajati Jadi Pusat Pemeliharaan Pesawat TNI AU

Suara Pecari, JakartaBank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode 18-19 Agustus 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas makroekonomi domestik di tengah ketidakpastian kondisi pasar global.

Keputusan BI Menahan Suku Bunga

Keputusan menahan suku bunga acuan ini menjadi momentum penting karena merupakan rapat pertama yang dipimpin oleh Destry Damayanti selaku Pejabat Gubernur Sementara BI. Selain itu, BI juga menetapkan suku bunga deposit facility tetap di level 4,75 persen dan suku bunga lending facility di angka 6,5 persen.

Kebijakan moneter tersebut menunjukkan pendekatan BI yang terukur untuk menjaga inflasi dalam kisaran sasaran serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Transformasi Bandara Kertajati sebagai Pusat Pemeliharaan Pesawat

Sementara itu, Kementerian Pertahanan berencana mengoptimalkan fungsi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, dengan menjadikannya pusat Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) sekaligus pangkalan udara baru bagi TNI Angkatan Udara (AU).

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa Bandara Kertajati akan digunakan untuk menyimpan berbagai pesawat militer, mulai dari angkutan logistik hingga jet tempur taktis. Langkah ini sejalan dengan proyeksi penambahan alutsista nasional dalam skala besar di masa depan.

Optimasi Infrastruktur dan Pengembangan SDM

Pengembangan ini juga mengedepankan kemandirian industri pertahanan dengan fokus pada penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam negeri. Pemerintah mengintegrasikan kerja sama antara PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) untuk mendukung pemeliharaan mandiri, termasuk pesawat jet tempur Rafale F4 asal Prancis yang mulai diterima oleh TNI AU.

Dampak dan Prospek Ke Depan

Keputusan BI menahan suku bunga acuan menunjukkan komitmen menjaga kestabilan ekonomi di tengah dinamika global. Sedangkan transformasi Bandara Kertajati menjadi bengkel pesawat militer mendukung modernisasi dan kemandirian sektor pertahanan nasional serta membuka peluang pengembangan industri dan tenaga kerja lokal.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menjaga pertahanan negara sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan sektor strategis.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *