Permintaan Besar, Danantara Siap Perluas Investasi di Data Center

Permintaan Besar, Danantara Siap Perluas Investasi di Data Center

Suara Pecari – Permintaan terhadap data center di Indonesia dan sekitarnya terus meningkat signifikan, mendorong Danantara Indonesia untuk memperluas investasinya di sektor ini. Hal ini seiring dengan perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang membutuhkan infrastruktur data center berkapasitas besar.

Permintaan Data Center yang Tinggi

Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, menyatakan bahwa kebutuhan data center sangat mendesak. Di Indonesia, setiap pembangunan data center dengan kapasitas 100-200 megawatt (MW) langsung terisi penuh. Bahkan, negara tetangga seperti Singapura mengalami kekurangan daya dan sumber daya pendukung seperti air untuk menopang data center yang ada.

Kelangkaan Sumber Daya dan Waktu Tunggu yang Lama

Sigit menjelaskan bahwa kelangkaan ini juga terjadi pada komponen penting seperti AI chip, yang waktu tunggunya bisa mencapai 6 bulan hingga satu tahun. Kondisi ini mempertegas urgensi Danantara untuk berinvestasi lebih dalam pada sektor data center dan teknologi pendukungnya.

Kerja Sama Strategis dengan Arm Limited

Dalam upaya mempercepat pengembangan teknologi semikonduktor di Indonesia, Danantara menggandeng perusahaan asal Inggris, Arm Limited. Arm menguasai sebagian besar teknologi chip untuk sektor otomotif global dan desain chip untuk pusat data serta kecerdasan buatan. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan desain chip bersama agar kebutuhan chip untuk data center dapat terpenuhi tanpa harus menunggu lama.

Beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah ditugaskan untuk mengawal kerja sama tersebut, memastikan kemajuan pengembangan teknologi chip yang vital bagi infrastruktur data center.

Konteks Global dan Tantangan Pengembangan AI Chip

Perlombaan pengembangan AI chip juga tengah berlangsung di negara-negara besar seperti China dan Amerika Serikat. Ketersediaan chip berkualitas tinggi menjadi faktor penentu dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan. Baik China maupun perusahaan seperti Nvidia di AS mengalami waktu tunggu panjang untuk chip AI, yang menunjukkan betapa tinggi permintaan global di sektor ini.

Persiapan Infrastruktur dan Ekosistem Data Center

Selain fokus pada pengembangan chip, Danantara juga menyiapkan infrastruktur, subsistem, dan komponen penunjang ekosistem data center secara menyeluruh. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kebutuhan yang terus meningkat serta memastikan kesiapan teknologi nasional dalam menghadapi perkembangan digital dan AI.

Dampak dan Potensi Investasi

  • Meningkatkan kapasitas dan keandalan data center di Indonesia dan wilayah sekitarnya.
  • Mendorong pengembangan teknologi semikonduktor lokal melalui kolaborasi dengan perusahaan global.
  • Mempercepat pemenuhan kebutuhan AI chip yang strategis bagi berbagai sektor industri.
  • Mendukung Indonesia dalam menghadapi tantangan keterbatasan sumber daya melalui inovasi teknologi.

Dengan langkah strategis ini, Danantara menegaskan komitmennya dalam memperkuat posisi Indonesia di peta teknologi digital dan kecerdasan buatan global.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *