Paus Leo XIV Kunjungi Spanyol, Serukan Perdamaian dan Belas Kasih bagi Imigran

Paus Leo XIV Kunjungi Spanyol, Serukan Perdamaian dan Belas Kasih bagi Imigran

Suara Pecari | Madrid – Paus Leo XIV kunjungi Spanyol bicara migrasi dan perdamaian dalam kunjungan pertamanya ke negara besar Uni Eropa di luar Italia. Pemimpin Gereja Katolik sedunia itu tiba di Madrid pada Sabtu (6/6/2026) dan disambut oleh Raja Felipe VI, Ratu Letizia, serta Perdana Menteri Pedro Sanchez. Dalam pidato pembukaannya di Istana Kerajaan Madrid, Paus Leo XIV menyerukan para pemimpin dunia untuk meninggalkan narasi yang memecah belah dan menghargai kompleksitas sosial.

Paus Leo XIV kunjungi Spanyol bicara migrasi dan perdamaian dengan agenda utama menyoroti isu kemanusiaan. Salah satu momen paling simbolis akan berlangsung di Kepulauan Canary, yang menjadi pintu masuk utama migran dari Afrika Barat. Di sana, ia dijadwalkan bertemu dengan para migran, pekerja bantuan, dan keluarga korban yang meninggal saat menyeberangi Samudra Atlantik. Kunjungan ini sekaligus mewujudkan rencana mendiang Paus Fransiskus yang sebelumnya terhalang kesehatan.

Dalam pidatonya, Paus Leo XIV mengkritik keras kebijakan antiimigrasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang juga merupakan presiden dari negara asalnya. Ia menegaskan bahwa perlakuan terhadap imigran di AS tidak manusiawi. Paus juga menyinggung sejarah Spanyol sebagai contoh kerukunan antaragama pada abad pertengahan, saat umat Kristen, Muslim, dan Yahudi bekerja sama di Sekolah Penerjemah Toledo. “Budaya perjumpaan, bukan konfrontasi, yang menciptakan stabilitas dan kemakmuran,” ujarnya.

Paus Leo XIV kunjungi Spanyol bicara migrasi dan perdamaian juga mencakup agenda pidato bersejarah di parlemen Spanyol, kunjungan ke penjara di Catalonia, dan misa di Basilika Sagrada Familia. Ia juga akan bertemu dengan korban pelecehan seksual oleh oknum gereja, menegaskan komitmennya untuk menghadapi masa lalu kelam institusi Gereja. Kunjungan selama sepekan ini diharapkan menjadi contoh bagi dunia tentang penghormatan terhadap martabat setiap manusia.

Ribuan umat memadati jalan-jalan Madrid menyambut Paus dengan bendera Vatikan dan Spanyol. Pesan perdamaian dan belas kasih yang dibawa Paus Leo XIV menjadi relevan di tengah meningkatnya polarisasi global. “Dunia berseru dari kedalaman untuk perdamaian,” katanya, mengajak semua pihak untuk membangun jembatan, bukan tembok.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan