Saša Kalajdžić Gagal Penalti, Austria Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Suara Pecari | Pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Austria harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 3-0 di Inglewood, California. Meskipun tampil gigih, Austria gagal memanfaatkan peluang emas melalui Saša Kalajdžić yang sundulannya masih melambung di menit ke-61. Saša Kalajdžić yang sebelumnya menjadi pahlawan dengan gol penyeimbang melawan Aljazair, kali ini tidak mampu mengulang keajaibannya.
Spanyol yang tampil dominan sejak awal pertandingan akhirnya memecah kebuntuan melalui Mikel Oyarzabal di menit ke-39. Pedro Porro menggandakan keunggulan di menit ke-66, sebelum Oyarzabal menutup pesta dengan gol keduanya di menit ke-89. Kekalahan ini membuat Austria tersingkir, sementara Spanyol melaju ke babak 16 besar.
Penampilan Saša Kalajdžić sepanjang turnamen memang patut diacungi jempol. Pemain berpostur jangkung ini menjadi andalan Austria di lini depan, namun di laga krusial melawan Spanyol, ia gagal memberikan kontribusi maksimal. Sundulannya yang melambung tipis di atas mistar menjadi salah satu momen penyesalan bagi pendukung Austria.
Pelatih Austria, Ralf Rangnick, mengakui bahwa timnya kesulitan menghadapi pressing tinggi Spanyol. “Kami sudah berusaha maksimal, tetapi Spanyol memang tim yang lebih baik hari ini. Saša Kalajdžić sudah bekerja keras, tetapi sepak bola terkadang tidak berpihak pada kami,” ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.
Dengan hasil ini, Spanyol menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan sepanjang turnamen bersama Meksiko dan Argentina. Kiper Unai Simón mencatat rekor 519 menit tanpa kebobolan yang dimulai sejak Piala Dunia 2022. Sementara itu, Austria harus pulang lebih awal setelah penampilan impresif di babak penyisihan grup.
Kehadiran Saša Kalajdžić di lini depan Austria memang menjadi sorotan. Meskipun gagal di laga ini, masa depannya bersama timnas masih cerah. Austria diyakini akan kembali bersaing di turnamen-turnamen mendatang dengan pemain-pemain muda berbakat seperti dirinya.
Spanyol selanjutnya akan menghadapi Portugal di babak 16 besar, yang sebelumnya menyingkirkan Kroasia dengan skor 2-1. Pertandingan tersebut diprediksi akan berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar untuk menjadi juara dunia.
Di sisi lain, kekalahan Austria juga menjadi pelajaran berharga. Mereka harus mampu memanfaatkan peluang sekecil apapun, terutama di turnamen sebesar Piala Dunia. Saša Kalajdžić dan rekan-rekannya diharapkan dapat bangkit dan belajar dari pengalaman ini untuk turnamen-turnamen selanjutnya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






