Pegadaian Kanwil XII Surabaya Gelar Khitan Massal untuk 125 Anak: Wujud Komitmen ESG dan Generasi Emas Indonesia
Suara Pecari | Surabaya – PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang sosial melalui program khitan massal yang menyasar 125 anak di wilayah Genteng dan Bojonegoro. Kegiatan yang berlangsung pada 25 Juni 2026 di Genteng dan 2 Juli 2026 di Bojonegoro ini merupakan bagian dari program Pegadaian Peduli yang selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) poin 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Latar Belakang dan Tujuan Program
Khitan massal bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang signifikan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), khitan dapat mengurangi risiko infeksi saluran kemih, penyakit menular seksual, dan kanker penis. Oleh karena itu, Pegadaian memilih program ini sebagai salah satu pilar kepedulian sosialnya. Ahmad Zeanudin, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya, menyatakan bahwa program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.
“Alhamdulillah, kegiatan Khitan Massal tahun ini diikuti oleh total 125 anak. Kami berharap seluruh peserta dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing. Melalui program ini, Pegadaian ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus turut berkontribusi dalam mencetak Generasi Emas Indonesia,” ujar Ahmad.
Pelaksanaan di Dua Lokasi
Khitan massal dilaksanakan secara bertahap. Tahap pertama di Genteng pada 25 Juni 2026, disusul Bojonegoro pada 2 Juli 2026. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dari kuota 125 peserta yang terpenuhi. Berikut rincian pelaksanaan:
| Lokasi | Tanggal | Jumlah Peserta |
|---|---|---|
| Genteng | 25 Juni 2026 | 62 |
| Bojonegoro | 2 Juli 2026 | 63 |
Seluruh peserta mendapatkan layanan khitan gratis yang ditangani oleh tenaga medis profesional. Selain itu, setiap anak juga menerima perlengkapan pasca-khitan dan bingkisan dari PT Pegadaian sebagai bentuk perhatian kepada peserta dan keluarganya.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi antara PT Pegadaian, tenaga medis, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan. Pemimpin Cabang Pegadaian Genteng menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang luar biasa.
“Kami sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari pelaksanaan program Khitan Massal Pegadaian Peduli. Antusiasme masyarakat Genteng sangat luar biasa, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar,” katanya.
Sementara itu, Pemimpin Cabang Pegadaian Bojonegoro berharap kegiatan serupa dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, program ini tidak hanya meringankan beban ekonomi orang tua, tetapi juga mendorong anak-anak untuk tumbuh sehat dan percaya diri.
“Khitan Massal ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pegadaian terhadap masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga menjadi motivasi bagi anak-anak untuk tumbuh sehat, percaya diri, dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ujarnya.
Dampak dan Implikasi
Program khitan massal ini memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya bagi peserta dan keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Berikut beberapa dampak yang dapat diidentifikasi:
- Kesehatan: Meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi dan kebersihan pribadi.
- Ekonomi: Meringankan beban biaya khitan yang bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah per anak.
- Sosial: Memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.
- Pendidikan: Memberikan edukasi kepada orang tua tentang manfaat khitan secara medis dan religius.
Dari sisi perusahaan, program ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang selaras dengan prinsip ESG. Pegadaian tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Hal ini sejalan dengan target pemerintah untuk menciptakan Generasi Emas Indonesia pada tahun 2045.
Kronologi Kegiatan
Berikut kronologi pelaksanaan khitan massal Pegadaian Kanwil XII Surabaya:
- Perencanaan program dimulai beberapa bulan sebelumnya, melibatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan tenaga medis.
- Pendaftaran peserta dibuka secara online dan offline di masing-masing cabang Pegadaian.
- Seleksi peserta dilakukan berdasarkan kriteria usia (biasanya 5-12 tahun) dan prioritas keluarga kurang mampu.
- Pelaksanaan khitan massal di Genteng pada 25 Juni 2026 berjalan lancar dengan 62 peserta.
- Pelaksanaan khitan massal di Bojonegoro pada 2 Juli 2026 menyusul dengan 63 peserta.
- Setelah khitan, peserta mendapatkan perlengkapan pasca-khitan dan bingkisan.
- Monitoring pasca-khitan dilakukan oleh tenaga medis untuk memastikan pemulihan yang baik.
Penutup
Khitan massal yang digelar Pegadaian Kanwil XII Surabaya bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak Indonesia. Dengan menggabungkan aspek kesehatan, sosial, dan keagamaan, program ini menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan BUMN dapat berkontribusi langsung pada pembangunan sumber daya manusia. Di tengah tantangan ekonomi dan kesehatan, langkah Pegadaian patut diapresiasi dan diharapkan dapat menginspirasi institusi lain untuk melakukan hal serupa. Generasi Emas Indonesia bukanlah sekadar slogan, melainkan tujuan yang dapat dicapai melalui aksi nyata seperti ini.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










