Timnas Indonesia Siap Tempur di Piala AFF 2026, Waspadai Tim Nasional Sepak Bola Vietnam yang Jadi Lawan Terberat
Suara Pecari | Piala AFF 2026 atau ASEAN Hyundai Cup 2026 akan segera bergulir pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Timnas Indonesia yang tergabung di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Singapura, dan Timor Leste memiliki misi besar: mengakhiri puasa gelar sejak turnamen ini pertama kali digelar. Dalam persiapan menuju ajang tersebut, skuad Garuda menggelar pemusatan latihan (TC) tahap kedua di Bali mulai 5 Juli 2026. Pelatih anyar John Herdman, yang ditunjuk menggantikan Patrick Kluivert awal tahun ini, memimpin langsung proses seleksi pemain.
Salah satu lawan yang paling diwaspadai adalah tim nasional sepak bola Vietnam. Tim berjuluk Golden Star Warriors ini dikenal tidak hanya karena kekuatannya di lapangan, tetapi juga kemampuannya memancing emosi lawan. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, dalam diskusi Water Break PSSI Pers di SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026), menegaskan bahwa Vietnam menjadi ancaman utama di grup. “Kalau dilihat peta kekuatan lawan di grup kita, yang harus betul-betul kita waspadai adalah Vietnam,” ujarnya. Pertemuan Indonesia vs Vietnam dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada 3 Agustus 2026.
Timnas Indonesia memiliki rekor kurang baik melawan tim nasional sepak bola Vietnam di Piala AFF, dengan selalu kalah dalam dua pertemuan terakhir. Namun, optimisme tinggi muncul berkat kehadiran John Herdman. Mantan pelatih Timnas Kanada ini dinilai memiliki kemampuan unik dalam membaca karakter psikologis pemain Indonesia dan membakar semangat juang mereka. Sumardji menambahkan, “Saya optimistis pada Piala AFF 2026 nanti kita bisa meraih apa yang menjadi cita-cita seluruh masyarakat Indonesia.”
Dalam hal komposisi pemain, Sumardji mengungkapkan bahwa skuad Garuda akan mengandalkan kombinasi pemain lokal dan diaspora yang bermain di Super League. Karena Piala AFF tidak masuk kalender FIFA, pemanggilan pemain yang berkarier di luar negeri sulit dilakukan. Oleh karena itu, pemain-pemain seperti Rizky Ridho, Beckham Putra, dan Cahya Supriyadi menjadi andalan. “Kami di Piala AFF nanti akan mengandalkan gabungan pemain lokal dan diaspora yang bermain di liga kita (Super League),” jelas Sumardji.
Selain persiapan fisik dan taktik, timnas Indonesia juga menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi provokasi dari tim nasional sepak bola Vietnam. Sumardji menekankan pentingnya pengendalian emosi agar pemain tidak terpancing. “Kami sudah antisipasi hal itu. Pemain harus fokus pada permainan dan tidak mudah terprovokasi,” tegasnya.
Di sisi lain, ajang Hydroplus Soccer League All-Stars 2026 yang berlangsung di Kudus pada 5-12 Juli 2026 menjadi wadah pembibitan pemain muda putri. Turnamen ini diharapkan dapat menghasilkan talenta potensial untuk Timnas Putri Indonesia. Pelatih timnas putri akan melakukan pemantauan langsung untuk menjaring pemain-pemain terbaik.
Dengan semangat baru dan persiapan matang, Timnas Indonesia bertekad merebut gelar juara Piala AFF 2026. Masyarakat pun menaruh harapan besar pada skuad Garuda untuk mengembalikan kejayaan sepak bola Indonesia di kancah Asia Tenggara.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










