Harga Perak Antam Naik, Cuaca Ekstrem Ancam Perak, Pekerja Selamat dari Kecelakaan di Perak

Harga Perak Antam Naik, Cuaca Ekstrem Ancam Perak, Pekerja Selamat dari Kecelakaan di Perak

Suara Pecari | Harga logam mulia, termasuk perak, kembali mencatatkan kenaikan pada hari ini, Sabtu, 4 Juli 2026. PT Aneka Tambang (Antam) Tbk merilis harga perak murni yang mengalami peningkatan seiring dengan tren positif emas. Di tengah kabar baik bagi investor logam mulia, wilayah Perak, Malaysia, justru dilanda peringatan cuaca ekstrem berupa badai petir dan hujan lebat yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Sementara itu, sebuah insiden kecelakaan kerja di pabrik semen di Ipoh, Perak, berakhir dramatis namun selamat bagi seorang pekerja muda.

Harga Perak Antam Naik

Berdasarkan data dari Logam Mulia, harga perak murni Antam untuk pecahan 250 gram tercatat sebesar Rp 5.293.200 (termasuk pajak PPh 0,25%). Sementara itu, perak batangan ukuran 500 gram dibanderol Rp 7.914.738, dan ukuran 1 kilogram mencapai Rp 13.157.813. Kenaikan harga perak ini mengikuti pergerakan harga emas yang naik Rp 19.000 menjadi Rp 2.670.000 per gram. Investor yang tertarik pada perak sebagai alternatif investasi logam mulia bisa memanfaatkan momentum ini. Perak memang sering menjadi pilihan diversifikasi portofolio karena volatilitasnya yang lebih tinggi dibanding emas, namun tetap menawarkan potensi keuntungan jangka panjang.

Cuaca Ekstrem Ancam Perak dan Wilayah Lain

Sementara itu, Departemen Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) mengeluarkan peringatan cuaca buruk berupa badai petir, hujan lebat, dan angin kencang yang berlaku hingga pukul 18.00 waktu setempat. Wilayah yang terdampak meliputi sebagian besar negara bagian, termasuk Perak. Di Perak, daerah Manjung dan Perak Tengah diperkirakan akan mengalami cuaca ekstrem. Peringatan serupa juga dikeluarkan untuk Kedah, Terengganu, Pahang, Selangor, Negeri Sembilan, Sarawak, dan Sabah. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi banjir kilat, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas luar ruangan. Perak yang dikenal sebagai kawasan industri dan pertanian perlu bersiap menghadapi dampak cuaca ini.

Pekerja Selamat dari Kecelakaan di Perak

Di tengah peringatan cuaca, sebuah kecelakaan kerja terjadi di pabrik semen di Persiaran Tasek, Kawasan Perindustrian Tasek, Ipoh, Perak. Seorang pekerja pabrik berusia 23 tahun jatuh dari ketinggian 30 kaki (sekitar 9,14 meter) saat melakukan perbaikan di silo. Beruntung, ia jatuh ke atap sebelum mendarat di dalam pabrik dan hanya mengalami luka ringan serta terkilir. Tim pemadam kebakaran dari Balai Bomba Ipoh tiba dalam waktu enam menit setelah laporan diterima pukul 16.50. Dengan menggunakan konsep SAVER (Systematic Approach to Victim Entrapment Rescue), petugas berhasil mengevakuasi korban dengan selamat. Korban kemudian diperiksa oleh petugas medis Kementerian Kesehatan dan dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut. Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan kerja di sektor manufaktur, terutama di kawasan Perak yang memiliki banyak pabrik.

Kesimpulan

Hari ini, perak mencatatkan kenaikan harga yang menarik bagi investor, namun cuaca ekstrem mengancam wilayah Perak dan sekitarnya. Di sisi lain, kecelakaan kerja di Ipoh berakhir tanpa korban jiwa berkat respons cepat tim penyelamat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca buruk dan selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja. Perak, sebagai salah satu wilayah industri utama Malaysia, terus menunjukkan dinamika kehidupan yang penuh tantangan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan