Pendaki Legendaris Nirmal Purja Tewas saat Ekspedisi Broad Peak Pakistan
Suara Pecari, Pakistan – Pendaki legendaris asal Nepal, Nirmal “Nimsdai” Purja, meninggal dunia setelah tertimbun longsoran salju saat memimpin ekspedisi di Broad Peak, Pakistan. Kabar duka itu diumumkan oleh Elite Exped, perusahaan penyelenggara ekspedisi miliknya, melalui pernyataan resmi pada Sabtu (18).
Purja, yang berusia 43 tahun, bersama sembilan pendaki lainnya dilaporkan hilang sejak Kamis setelah longsoran salju menerjang Broad Peak, gunung setinggi 8.051 meter di wilayah Gilgit-Baltistan, Pakistan. Peristiwa ini mengejutkan dunia pendakian karena Purja dikenal sebagai pemegang rekor pendakian tercepat ke 14 gunung tertinggi di dunia.
Kronologi dan Korban Longsoran Salju
Elite Exped mengonfirmasi bahwa Purja menjadi salah satu korban tewas dalam insiden tersebut. Perusahaan itu juga menyatakan bahwa sejumlah anggota ekspedisi lain yang ikut tertimbun longsoran tidak selamat.
Otoritas Pakistan melaporkan bahwa sepuluh pendaki menjadi korban longsoran salju, terdiri atas enam warga Nepal serta masing-masing satu pendaki dari Pakistan, Oman, Amerika Serikat, dan China. Hujan salju lebat yang mengguyur kawasan tersebut diduga menjadi pemicu longsor.
Evakuasi Korban Terkendala Medan Ekstrem
Hingga berita ini disusun, proses evakuasi korban masih berlangsung. Otoritas setempat menyatakan lokasi para korban telah ditemukan melalui bantuan drone dan pengintaian udara, namun medan yang sangat berbahaya menghambat upaya penurunan jenazah.
Direktur Seven Summit Treks, Chhang Dawa Sherpa, menjelaskan bahwa seluruh jenazah korban telah berhasil diidentifikasi. “Mereka berada di lokasi yang sulit dan belum dapat dievakuasi,” katanya. Ia menambahkan bahwa Pakistan belum memiliki kemampuan penyelamatan helikopter dengan metode long-line rescue seperti yang digunakan di Nepal untuk operasi di pegunungan tinggi.
Wakil Direktur Departemen Pariwisata Gilgit-Baltistan, Sajid Hussain, menyampaikan bahwa tim penyelamat telah mengidentifikasi posisi korban, tetapi belum dapat mengevakuasi mereka dengan aman karena medan yang ekstrem.
Warisan dan Reaksi Dunia
Nirmal Purja merupakan mantan prajurit Gurkha yang kemudian bergabung dengan pasukan elite Inggris, Special Boat Service (SBS), sebelum beralih menjadi pendaki profesional. Namanya mendunia pada 2019 ketika berhasil menaklukkan seluruh 14 gunung dengan ketinggian di atas 8.000 meter hanya dalam waktu enam bulan enam hari, memecahkan rekor dunia yang bertahan bertahun-tahun.
Kisah perjuangannya diabadikan dalam film dokumenter Netflix berjudul 14 Peaks: Nothing Is Impossible. Film tersebut membuat sosok Purja dikenal sebagai salah satu pendaki paling berpengaruh di era modern.
Perdana Menteri Nepal, Balendra Shah, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Purja dan para pendaki lainnya. “Hanya perjalanan fisik mereka yang telah berakhir. Namun sejarah keberanian, dedikasi, dan kontribusi mereka akan terus hidup serta menginspirasi,” tulisnya. Ucapan duka juga datang dari Menteri Pertahanan Inggris, Wes Streeting, yang menyebut Purja sebagai sosok inspiratif yang telah mengabdikan diri di Angkatan Bersenjata Inggris sebelum mengukir prestasi luar biasa di dunia pendakian.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










