Saudi Disebut Lancarkan 40 Serangan Udara ke Yaman dalam Sehari

Saudi Disebut Lancarkan 40 Serangan Udara ke Yaman dalam Sehari

Suara Pecari – Kelompok Houthi mengklaim bahwa pesawat tempur Arab Saudi melancarkan 40 serangan udara ke sejumlah wilayah di Yaman dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Serangan ini dilaporkan menyasar tiga provinsi di bagian barat Yaman, yaitu Taiz, Marib, dan Hodeidah.

Fakta Utama Serangan Udara

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa serangan tersebut dilakukan menggunakan jet tempur F-15 yang lepas landas dari Pangkalan Udara Khamis Mushait, Arab Saudi. Dalam pernyataannya di media sosial pada Rabu (16/9), Saree menyebutkan bahwa serangan itu menargetkan tiga provinsi utama selama 24 jam terakhir.

Konteks Konflik dan Strategi Wilayah

Ketegangan antara kelompok Houthi dan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi kembali meningkat. Dalam sepekan terakhir, Houthi memperluas penguasaannya hingga mencakup seluruh garis pantai Yaman di Laut Merah dan kawasan strategis Selat Bab al-Mandab. Wilayah ini sangat penting bagi Arab Saudi karena menjadi jalur utama ekspor minyak. Kondisi ini menambah kompleksitas konflik di kawasan yang sudah terpengaruh oleh perang yang lebih luas di Timur Tengah, termasuk hambatan pelayaran melalui Selat Hormuz.

Dampak dan Perkembangan Terbaru

Selain serangan udara yang diklaim Houthi, kelompok ini juga menyatakan telah melancarkan serangan menggunakan puluhan rudal dan drone ke fasilitas militer Arab Saudi. Pada Senin (14/9), Saudi disebut membalas dengan 54 serangan udara dalam 24 jam, klaim yang juga dicatat oleh berbagai media internasional.

Ketegangan semakin meningkat setelah Arab Saudi menuduh Houthi melancarkan serangan drone ke arah Makkah pada Rabu. Tuduhan ini dibantah oleh Houthi yang menyebutnya sebagai kebohongan. Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam dugaan serangan tersebut dan menegaskan hak Riyadh untuk menjaga keamanan dua kota suci, para jamaah, dan seluruh wilayah Saudi.

Sementara itu, anggota biro politik Houthi, Hazem al-Assad, menolak tuduhan serangan drone tersebut.

Signifikansi Konflik bagi Kawasan

Konflik yang terus berlanjut antara Saudi dan Houthi di Yaman memiliki dampak luas terhadap keamanan dan stabilitas kawasan. Kontrol atas Selat Bab al-Mandab yang strategis sangat krusial karena menjadi salah satu jalur utama perdagangan dan ekspor minyak dunia. Pengaruh konflik ini juga dirasakan di jalur pelayaran lain seperti Selat Hormuz, meningkatkan risiko gangguan pasokan energi global.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *