Jet Tempur Siluman F-35B AS Jatuh di California, Pilot Selamat
Suara Pecari, California – Sebuah jet tempur siluman F-35B milik Korps Marinir Amerika Serikat jatuh pada Jumat, 31 Juli 2026, di dekat Pangkalan Udara Korps Marinir Miramar, San Diego, California. Pilot berhasil melontarkan diri dan selamat dengan kondisi stabil setelah menjalani pemeriksaan dan perawatan atas cedera yang tidak mengancam jiwa.
Kecelakaan ini termasuk dalam kategori Kelas A, tingkat kecelakaan terparah yang mengindikasikan kerusakan total pesawat bernilai lebih dari 2 juta dolar AS atau adanya korban jiwa. Namun, dalam insiden ini tidak dilaporkan adanya korban meninggal.
Detik-detik Kejadian
Saksi mata Wade Lott melihat dua jet tempur hendak mendarat secara bersamaan di landasan pangkalan. Jet pertama berhasil mendarat tanpa masalah, namun jet kedua tiba-tiba melambat dan tampak melayang di udara sebelum pilot melontarkan diri sekitar 30 meter di atas tanah. Pesawat kemudian menghantam tanah dan meledak, menghasilkan kepulan asap hitam yang membubung tinggi.
F-35B dan Pangkalan Miramar
Jet tempur F-35B adalah varian siluman yang memiliki kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal atau jarak pendek (STOVL). Pesawat ini diproduksi oleh Lockheed Martin dengan nilai sekitar 109 juta dolar AS per unit. Pangkalan Udara Korps Marinir Miramar dikenal sebagai markas sekolah penerbang elite Angkatan Laut AS, yang populer melalui film Top Gun (1986).
Penyelidikan dan Konteks
Penyebab jatuhnya jet tempur ini masih dalam penyelidikan oleh otoritas militer AS. Kejadian ini menjadi perhatian karena nilai pesawat yang sangat tinggi dan pentingnya peran F-35B dalam kekuatan militer AS. Meski demikian, keberhasilan pilot dalam menyelamatkan diri menunjukkan efektivitas sistem keselamatan pada pesawat tersebut.
Insiden ini terjadi hanya sehari setelah klaim Iran mengenai penghancuran beberapa jet tempur F-35 AS di pangkalan di Yordania, namun klaim tersebut belum dapat dikonfirmasi secara resmi oleh AS atau Yordania.
Kejadian ini menjadi pengingat akan risiko operasional yang melekat pada penggunaan pesawat tempur canggih sekaligus menegaskan pentingnya prosedur keselamatan dan penanganan darurat bagi pilot.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










