Polsek Way Tuba Intensifkan Patroli di Stasiun KAI: Upaya Nyata Ciptakan Rasa Aman
Latar Belakang: Meningkatnya Aktivitas di Stasiun KAI Way Tuba
Suara Pecari, Stasiun Kereta Api Kampung Way Tuba, yang terletak di Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Lampung, merupakan salah satu simpul transportasi yang semakin ramai. Seiring dengan peningkatan mobilitas masyarakat pasca-pandemi, volume penumpang dan barang yang melalui stasiun ini terus bertambah. Kondisi ini membawa berkah bagi perekonomian lokal, namun juga memunculkan potensi kerawanan keamanan. Area stasiun kerap menjadi sasaran kejahatan jalanan seperti pencopetan, pencurian kendaraan bermotor, dan tindak kriminal lainnya. Menyadari hal tersebut, Polsek Way Tuba di bawah pimpinan Kapolsek IPTU Untung Pribadi mengambil langkah proaktif dengan mengintensifkan patroli di kawasan tersebut.
Operasi Patroli: Detail dan Pelaksanaan
Pada Rabu, 8 Juli 2026, Polsek Way Tuba melaksanakan patroli rutin yang ditingkatkan (KRYD) dengan memfokuskan sasaran pada objek vital dan titik rawan kriminalitas. Dua personel diterjunkan, yaitu Aiptu Hendra dan Bripka Arif, yang bertugas memantau langsung area Stasiun KAI Kampung Way Tuba. Patroli ini merupakan bagian dari program Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang bertujuan untuk mengantisipasi tiga jenis kejahatan utama, yang dikenal dengan istilah C3: pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.
| Jenis Kejahatan | Deskripsi | Langkah Antisipasi |
|---|---|---|
| Pencurian dengan Pemberatan | Pencurian yang disertai dengan pemberatan, misalnya merusak pintu atau jendela | Peningkatan pengawasan di area parkir dan loker penyimpanan barang |
| Pencurian dengan Kekerasan | Pencurian yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan | Patroli dialogis dan penyuluhan kepada masyarakat tentang kewaspadaan |
| Pencurian Kendaraan Bermotor | Pencurian sepeda motor atau mobil yang diparkir di sekitar stasiun | Koordinasi dengan pengelola parkir dan penempatan petugas di titik rawan |
Selain pemantauan visual, petugas juga menggelar patroli dialogis dengan warga yang berada di sekitar stasiun. Pendekatan humanis ini bertujuan untuk membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat, sekaligus menyerap informasi terkait potensi gangguan kamtibmas. Dalam dialog tersebut, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor kepada kepolisian atau menghubungi layanan Call Center 110 jika menemukan aktivitas mencurigakan.
Pernyataan Kapolsek: Komitmen pada Keamanan
Kapolsek Way Tuba IPTU Untung Pribadi menegaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat. “Ini adalah agenda rutin Kepolisian sebagai wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat guna memberikan jaminan dan rasa aman,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala, terutama di titik-titik yang dianggap rawan. “Kami tidak akan lengah. Patroli akan kami tingkatkan pada jam-jam tertentu, seperti saat kedatangan dan keberangkatan kereta api, untuk memastikan situasi tetap kondusif.”
Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat
Kehadiran polisi di Stasiun KAI Way Tuba memberikan dampak positif yang nyata. Masyarakat pengguna jasa kereta api merasa lebih aman dan nyaman saat menunggu atau meninggalkan kendaraan di area stasiun. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum, yang pada gilirannya mengurangi kemacetan dan polusi di jalan raya. Selain itu, patroli dialogis juga membuka saluran komunikasi antara warga dan aparat, sehingga informasi tentang potensi gangguan dapat segera ditindaklanjuti. Implikasi jangka panjangnya adalah terciptanya budaya partisipatif dalam menjaga keamanan lingkungan, bukan hanya mengandalkan polisi semata.
Bagi pihak pengelola stasiun, kerja sama dengan kepolisian menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman. Manajemen stasiun dapat memanfaatkan data dari patroli untuk meningkatkan sistem keamanan internal, seperti pemasangan CCTV tambahan atau pengaturan jadwal petugas keamanan. Sementara itu, bagi para pelaku kejahatan, kehadiran polisi yang konsisten menjadi efek jera yang diharapkan mampu menekan angka kriminalitas di kawasan tersebut.
Hasil Patroli dan Kondisi Terkini
Hingga patroli berakhir pada Rabu malam, situasi di wilayah hukum Polsek Way Tuba, khususnya di area Stasiun KAI Kampung Way Tuba, terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol. Namun, Kapolsek mengingatkan bahwa kondisi aman bukan berarti lengah. “Kami akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi patroli agar selalu responsif terhadap dinamika di lapangan,” pungkasnya. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan tidak ragu melapor jika melihat hal-hal yang mencurigakan.
Dengan sinergi antara polisi, pengelola stasiun, dan masyarakat, diharapkan Stasiun KAI Way Tuba dapat menjadi contoh kawasan yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jasa transportasi. Patroli bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata kehadiran negara yang melindungi segenap warganya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










