Perampokan Bersenjata di SPBU Selokromo Wonosobo dan Kasus Motor Pelajar Purworejo yang Dibawa Kabur Orang Pura-Pura Baik
Suara Pecari, Wonosobo – Aksi kejahatan yang mengusik rasa aman masyarakat terjadi di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, dengan dua peristiwa kriminal yang menonjol pada tahun 2026. Pertama, perampokan bersenjata di SPBU Selokromo yang menyebabkan petugas disekap dan uang ratusan juta rupiah raib. Kedua, kasus pencurian sepeda motor seorang pelajar Purworejo yang menjadi korban tipu daya orang yang berpura-pura menolong saat tersesat.
Insiden perampokan di SPBU Selokromo terjadi pada malam hari, Minggu, 9 Agustus 2026 sekitar pukul 23.30 WIB. Empat pelaku bersenjata tajam dan pistol menyergap enam petugas yang sedang menjalankan tugas rutin, terutama saat rekapitulasi dan penataan uang setoran. Dua petugas, yakni pengawas dan petugas keamanan, menjadi korban penyekapan dengan tangan dan kaki diikat serta mulut dan mata ditutup lakban, agar tidak bisa melihat atau berteriak. Pelaku berhasil membawa kabur uang tunai ratusan juta rupiah dari ruang pengawas dan tempat penyimpanan uang.
Pengelola SPBU, Sapto Yudi, menjelaskan bahwa pelaku tampaknya memahami situasi operasional SPBU pada malam hari sehingga menyasar titik vital secara cepat dan terorganisir. Penanganan kasus ini tengah dilakukan oleh aparat kepolisian dari Polsek Leksono dan Polres Wonosobo untuk mengungkap dan menangkap pelaku.
Kasus Motor Pelajar Purworejo Dibawa Kabur Orang Pura-Pura Baik
Kasus lain yang mencuat juga melibatkan seorang pelajar asal Kabupaten Purworejo. Pada Rabu, 11 Februari 2026, pelajar tersebut mengalami kejadian naas ketika tersesat di wilayah Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Wonosobo. Seorang pria yang mengaku berniat membantu justru membawa kabur sepeda motor korban setelah sempat melukai wajahnya.
Pelaku berinisial A, warga Kecamatan Sapuran, berhasil diamankan pada 31 Juli 2026 oleh Polsek Sapuran bersama Unit Reaksi Cepat Satreskrim Polres Wonosobo setelah menjalani penyelidikan panjang berdasarkan laporan korban. Sepeda motor yang hilang juga berhasil ditemukan kembali.
Konteks dan Dampak
Kedua peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Wonosobo dan sekitarnya, terutama mengenai keamanan di tempat umum seperti SPBU dan risiko penipuan yang dilakukan dengan modus pura-pura baik terhadap orang yang sedang dalam kesulitan.
Perampokan bersenjata di SPBU bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga berdampak pada rasa aman petugas dan pelanggan. Sedangkan kasus pencurian motor dengan modus menipu ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi pelajar dan masyarakat yang berada di wilayah rawan.
Pihak kepolisian terus melakukan upaya pencegahan dan penegakan hukum agar kasus serupa tidak terulang. Masyarakat juga diimbau untuk selalu berhati-hati dan melaporkan kejadian mencurigakan demi menjaga keamanan bersama.
Dengan penanganan yang serius dan kesadaran masyarakat, diharapkan wilayah Wonosobo dapat menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman untuk beraktivitas.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










