16 Juni 2026: Libur Tahun Baru Islam, Karyawan Hotel Sultan Cemas Jelang Eksekusi

16 Juni 2026: Libur Tahun Baru Islam, Karyawan Hotel Sultan Cemas Jelang Eksekusi

Suara Pecari | Tanggal 16 Juni 2026 hari apa? Bagi masyarakat Indonesia, hari ini merupakan libur nasional dalam rangka Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Namun di balik suasana perayaan, ada kekhawatiran mendalam di Kompleks Hotel Sultan, Jakarta. Pasalnya, hanya dua hari lagi, tepatnya Kamis 18 Juni 2026, pemerintah akan mengeksekusi lahan Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK) yang menjadi lokasi Hotel Sultan dan dua tower Sultan Residence. Para karyawan di kompleks tersebut diliputi kecemasan akan nasib mereka, terutama terkait potensi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya, Ahmad (bukan nama sebenarnya), mengaku cemas saat ditemui pada Selasa (16/6/2026) sore. “Kami berharap sih yang terbaiklah buat kami para karyawan. Kalau seperti ini, pemerintah juga enggak mementingkan lapangan kerja. Kecewa sih sebenarnya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa banyak karyawan yang baru beberapa tahun bekerja di kompleks tersebut, datang ke Jakarta dengan harapan memperbaiki nasib. Kini, masa depan mereka menjadi tidak pasti.

Pertanyaan tanggal 16 Juni 2026 hari apa juga dijawab oleh penetapan resmi pemerintah. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, 1 Muharam 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, dan ditetapkan sebagai hari libur nasional. Tidak ada cuti bersama pada 17 Juni 2026, sehingga Rabu besok aktivias kembali normal. Tahun Baru Islam sendiri diperingati untuk mengenang peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, menjadi tonggak sejarah umat Islam.

Di berbagai daerah, perayaan 1 Muharam diwarnai tradisi unik. Di Solo, digelar Kirab Kebo Bule mengarak pusaka Keraton Kasunanan Surakarta. Yogyakarta menggelar Mubeng Beteng, berjalan kaki mengelilingi benteng keraton dalam hening. Ponorogo menggelar Grebeg Suro dengan arak-arakan gunungan hasil bumi. Sementara di Sumatera Barat, tradisi Tabuik memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad, Hussein bin Ali. Di Boyolali, warga lereng Merapi menggelar Sedekah Gunung Merapi dengan melarung kepala kerbau.

Kembali ke Jakarta, eksekusi lahan Hotel Sultan menuai sorotan. Pemerintah berencana mengosongkan kompleks tersebut, namun belum ada jaminan bagi para karyawan untuk tetap dipekerjakan. Ahmad mengungkapkan kekecewaannya, “Ini kan yang dikorbankan kita karyawan semua, orang-orang yang cari makan di sini.” Sementara itu, kalender liturgi Katolik mencatat Rabu 17 Juni 2026 sebagai hari biasa pekan XI tahun A, dengan bacaan dari 2 Raja-raja dan Matius.

Jadi, tanggal 16 Juni 2026 hari apa? Jawabannya adalah hari libur Tahun Baru Islam, namun juga hari penuh kecemasan bagi ratusan karyawan Hotel Sultan. Perayaan tahun baru Islam yang seharusnya menjadi momen refleksi dan syukur, justru diwarnai ketidakpastian nasib para pekerja. Pemerintah diharapkan memberikan solusi yang adil bagi semua pihak, termasuk para karyawan yang menggantungkan hidup di kompleks tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan