Hans Vanaken Jadi Pahlawan Belgia di Laga Dramatis vs Senegal
Suara Pecari | Dalam laga sengit babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Seattle Stadium, Belgia berhasil mengalahkan Senegal dengan skor dramatis 3-2 setelah melalui babak perpanjangan waktu. Pertandingan yang digelar pada Rabu, 1 Juli 2026 ini menyajikan aksi menegangkan dari kedua tim. Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah gelandang serang Belgia, Hans Vanaken, yang tampil gemilang sepanjang pertandingan.
Hans Vanaken, yang dipercaya menjadi bagian dari starting XI Belgia bersama Youri Tielemans dan Kevin De Bruyne di lini tengah, menunjukkan peran krusial dalam mengatur ritme permainan. Sejak awal laga, Vanaken aktif dalam membangun serangan dan membantu pertahanan saat dibutuhkan. Kehadirannya di lapangan menjadi kunci bagi pelatih Rudi Garcia untuk mengimbangi kekuatan lini tengah Senegal yang digalang oleh Idrissa Gueye dan Pape Gueye.
Belgia membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Charles De Ketelaere pada menit ke-15 memanfaatkan umpan terobosan dari Hans Vanaken. Namun, Senegal berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti Sadio Mane pada menit ke-32. Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.
Memasuki babak kedua, Belgia kembali unggul melalui gol Kevin De Bruyne pada menit ke-55. Namun, Senegal tidak menyerah dan kembali menyamakan skor melalui gol Iliman Ndiaye pada menit ke-78. Skor 2-2 bertahan hingga akhir waktu normal, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Pada babak perpanjangan waktu, Hans Vanaken kembali menunjukkan kelasnya. Ia menjadi kreator serangan yang membuahkan gol ketiga Belgia pada menit ke-105 melalui sundulan Youri Tielemans setelah menerima umpan silang akurat dari Vanaken. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Belgia, meskipun Senegal berusaha keras untuk menyamakan kedudukan hingga peluit panjang berbunyi.
Penampilan konsisten Hans Vanaken sepanjang turnamen ini patut diacungi jempol. Sebelumnya, ia juga menjadi bagian penting dalam kemenangan telak Belgia atas Selandia Baru 5-1 di babak grup. Vanaken mampu menjadi jembatan antara lini tengah dan depan, memberikan distribusi bola yang efektif, serta tak ragu untuk turun membantu pertahanan. Statistik menunjukkan bahwa Vanaken mencatatkan akurasi umpan mencapai 89% dalam laga ini, dengan tiga umpan kunci yang berujung peluang emas.
Di sisi lain, Senegal harus mengakui keunggulan Belgia meskipun telah memberikan perlawanan sengit. Pape Gueye yang dimasukkan sebagai starter sejak awal menggantikan Lamine Camara, berhasil mencetak dua gol dalam pertandingan sebelumnya melawan Irak. Namun, kali ini ia gagal menambah pundi-pundi golnya. Pelatih Senegal, Pape Thiaw, mengakui bahwa timnya kehilangan konsentrasi di beberapa momen krusial, terutama saat mengawasi pergerakan Hans Vanaken di lini tengah.
Kemenangan ini membawa Belgia melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, di mana mereka akan menghadapi pemenang antara Portugal dan Kroasia. Sementara itu, bagi Hans Vanaken, laga ini menjadi bukti bahwa dirinya layak menjadi andalan di timnas Belgia. Dengan pengalaman dan kemampuannya, Vanaken diprediksi akan terus menjadi pemain kunci dalam skuad asuhan Rudi Garcia.
Pertandingan yang berlangsung di hadapan puluhan ribu penonton ini juga menjadi tontonan menarik bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Dengan kualitas permainan yang ditunjukkan, Belgia layak diwaspadai sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia edisi kali ini. Hans Vanaken, dengan segala kontribusinya, telah membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Belgia saat ini.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






