Soufiane Rahimi Gagal Manfaatkan Peluang, Maroko Tertahan Imbang Lawan Kanada di Babak Pertama

Soufiane Rahimi Gagal Manfaatkan Peluang, Maroko Tertahan Imbang Lawan Kanada di Babak Pertama

Suara Pecari, Laga sengit antara Maroko dan Kanada di babak 16 besar Piala Dunia 2026 masih berlangsung ketat. Hingga turun minum, skor masih 0-0. Maroko yang diunggulkan justru kesulitan menembus pertahanan Kanada. Pelatih Mohamed Ouahbi terpaksa menarik keluar bintangnya, Ismael Saibari, akibat cedera pada menit ke-22. Ia digantikan oleh Soufiane Rahimi, penyerang Raja Casablanca yang menjadi andalan di lini depan.

Kehadiran Soufiane Rahimi diharapkan mampu memberikan daya gedor lebih bagi Maroko. Namun, hingga babak pertama usai, Soufiane Rahimi belum mampu menunjukkan taringnya. Ia beberapa kali mendapat peluang, namun selalu gagal dimaksimalkan. Pada menit ke-35, Soufiane Rahimi nyaris mencetak gol setelah memanfaatkan umpan tarik Brahim Diaz, namun tendangannya masih melambung di atas mistar gawang Kanada.

Kanada sendiri tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Tim asuhan Jesse Marsch mampu merepotkan pertahanan Maroko. Kiper Maroko, Yassine Bounou, harus bekerja keras menggagalkan peluang emas dari Jonathan David dan Tani Oluwaseyi. Kanada hampir unggul lebih dulu andai tendangan Oluwaseyi tidak membentur tiang gawang.

Maroko yang tampil sebagai semifinalis Piala Dunia 2022, kesulitan mengembangkan permainan. Mereka kehilangan kreativitas setelah Saibari cedera. Padahal, Saibari merupakan top skor tim dengan tiga gol di fase grup. Tanpanya, lini serang Maroko seperti kehilangan arah. Soufiane Rahimi yang diturunkan, belum mampu menggantikan peran Saibari secara maksimal.

Di sisi lain, Kanada bermain dengan disiplin tinggi. Mereka menekan sejak menit awal dan memaksa Maroko bertahan. Pelatih Jesse Marsch sebelumnya mengatakan bahwa Maroko adalah tim tanpa kelemahan, namun anak asuhnya justru mampu membungkam serangan-serangan Maroko. Babak pertama berakhir dengan skor kacamata.

Memasuki babak kedua, Maroko diharapkan bisa bangkit. Namun, Soufiane Rahimi kembali gagal memanfaatkan peluang emas pada menit ke-49. Ia menerima umpan terobosan dari Achraf Hakimi, namun tendangannya mampu diblok kiper Kanada. Rahimi menyesali peluang tersebut dengan menutup wajahnya. Ini menjadi momen krusial yang seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan.

Pada menit ke-65, Maroko akhirnya memecah kebuntuan lewat gol Azzedine Ounahi yang memanfaatkan umpan bebas Hakimi. Gol tersebut membangkitkan semangat Maroko. Namun, Kanada tidak menyerah. Mereka terus berupaya menyamakan kedudukan. Sayang, hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk kemenangan Maroko bertahan.

Meski menang, performa Maroko masih perlu dipertanyakan. Ketergantungan pada Saibari sangat terlihat. Soufiane Rahimi yang diharapkan menjadi pembeda, justru tampil di bawah performa terbaiknya. Pelatih Ouahbi harus segera mencari solusi jika ingin melaju lebih jauh. Di babak perempat final, Maroko akan menghadapi pemenang antara Prancis dan Paraguay. Laga tersebut akan digelar di Foxborough, Massachusetts pada 9 Juli.

Kesimpulannya, Maroko berhasil melaju ke perempat final meski tampil kurang meyakinkan. Soufiane Rahimi belum mampu menjadi tumpuan di lini depan, namun tim masih memiliki opsi lain seperti Ayoub El Kaabi atau Chemsdine Talbi. Konsistensi permainan harus ditingkatkan jika ingin mengulang sukses semifinal Piala Dunia 2022.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan