Odegaard Kunci Norwegia Hentikan Mimpi Piala Dunia Inggris? John Terry Peringatkan Ancaman

Odegaard Kunci Norwegia Hentikan Mimpi Piala Dunia Inggris? John Terry Peringatkan Ancaman

Suara Pecari, Martin Odegaard menjadi pusat perhatian jelang perempat final Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Norwegia. Legenda Chelsea, John Terry, secara tegas menyatakan bahwa Inggris harus ‘menghentikan’ gelandang Arsenal tersebut jika ingin melaju ke semifinal. Odegaard, yang baru saja memimpin Norwegia menyingkirkan Brasil di babak 16 besar, diyakini sebagai otak permainan skuad Skandinavia.

Norwegia memang tampil mengejutkan di turnamen ini. Setelah absen 28 tahun dari Piala Dunia, mereka kembali dengan generasi emas yang digawangi Erling Haaland dan Odegaard. Kemenangan 2-1 atas Brasil di MetLife Stadium menjadi bukti kebangkitan sepak bola Norwegia. Haaland mencetak dua gol di 11 menit terakhir, namun peran Odegaard sebagai pengatur serangan tak kalah penting.

John Terry, dalam wawancara di Piers Morgan Uncensored, mengatakan, ‘Odegaard adalah pusat dari segalanya yang dilakukan Norwegia. Dia yang mengatur tempo, memberikan umpan-umpan berbahaya, dan menjadi kreator utama. Inggris harus menghentikannya jika ingin menjaga mimpi Piala Dunia tetap hidup.’ Pernyataan ini muncul setelah Inggris susah payah mengalahkan Meksiko 3-2 di babak 16 besar.

Odegaard sendiri sudah menunjukkan kualitasnya sejak usia belia. Debutnya di timnas senior Norwegia pada usia 15 tahun 253 hari menjadikannya pemain termuda yang pernah tampil. Kini di usia 27 tahun, ia menjadi kapten dan motor permainan Norwegia. Andrea Pirlo, legenda Italia, juga memuji Odegaard sebagai salah satu gelandang terbaik dunia. ‘Odegaard adalah pemain yang luar biasa. Dia punya visi, teknik, dan kemampuan membaca permainan yang langka,’ ujar Pirlo.

Gary Neville, mantan bek Manchester United, memprediksi laga Inggris vs Norwegia akan berjalan ketat. ‘Norwegia akan memberikan ujian berat. Mereka punya Haaland yang mematikan, tapi Odegaardlah yang membuat mereka bermain. Jika Inggris bisa mematikan Odegaard, peluang mereka besar,’ kata Neville. Namun ia tetap optimis Inggris bisa lolos.

Kunci keberhasilan Norwegia tak lepas dari program pembinaan pemain muda yang serius. Setelah vakum lama, Norwegia menerapkan skema Landslagsskolen—sekolah tim nasional—yang memoles bakat sejak akar rumput. Hasilnya, lahirlah generasi emas seperti Haaland dan Odegaard. Keduanya kini menjadi andalan Norwegia untuk menembus semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Inggris sendiri datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Meksiko. Namun kehilangan Jordan Henderson karena cedera dan kartu merah Jarell Quansah menjadi catatan. Thomas Tuchel harus meracik strategi khusus untuk membendung kreativitas Odegaard. Laga perempat final ini akan digelar di Hard Rock Stadium, Miami, Sabtu malam WIB.

Kesimpulannya, duel Inggris vs Norwegia bukan hanya soal Haaland, melainkan juga bagaimana Inggris mampu meredam pergerakan Odegaard. Jika gagal, bukan tidak mungkin mimpi Piala Dunia Inggris harus kandas di tangan generasi emas Norwegia.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *