SUV Listrik Xpeng Mona L03 Resmi Dibuka, Harga Mulai Rp322 Juta dengan Pilihan BEV dan REEV
Suara Pecari, Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, Xpeng, kembali mengguncang pasar otomotif global dengan meluncurkan SUV terbaru mereka, Xpeng Mona L03. Setelah sukses dengan sedan Mona M03, kali ini Xpeng menghadirkan SUV kompak yang mengusung teknologi kecerdasan buatan (AI) mutakhir, pilihan sistem penggerak fleksibel, dan harga yang sangat kompetitif. Pemesanan awal (pre-sale) telah resmi dibuka di Tiongkok pada Juli 2026, dengan banderol mulai dari 143.800 yuan atau setara Rp322 juta hingga Rp363 juta untuk varian tertinggi.
Dua Varian Penggerak: BEV dan REEV
Salah satu keunggulan utama Xpeng Mona L03 adalah fleksibilitas pilihan jantung mekanis. Konsumen dapat memilih antara varian listrik murni (BEV) atau varian Range Extended Electric Vehicle (REEV).
| Spesifikasi | BEV | REEV |
|---|---|---|
| Motor Listrik | 249 dk (183 kW), 280 Nm, RWD | 249 dk (183 kW), 280 Nm, RWD |
| Mesin Bensin | – | 1.500 cc (1.5L), 95 dk (generator) |
| Baterai | LFP (CALB) 56 kWh / 69 kWh | LFP (EVE) 37,2 kWh |
| Jarak Tempuh (CLTC) | 525 km / 625 km | 315 km (listrik), 1.330 km (gabungan) |
| Fast Charging | 30-80% dalam 16 menit | – |
Varian BEV menawarkan pengisian daya cepat yang impresif, hanya 16 menit dari 30% ke 80%. Sementara varian REEV menjadi solusi bagi konsumen yang masih khawatir dengan jarak tempuh (range anxiety), dengan total jangkauan gabungan mencapai 1.330 km berkat kombinasi motor listrik dan mesin bensin sebagai generator.
Kabin Futuristik dan Fitur AI Canggih
Masuk ke dalam kabin, Xpeng Mona L03 menyuguhkan atmosfer futuristik premium. Wide Head-Up Display (W-HUD) raksasa berukuran 26,8 inci dan layar sentuh utama 15,6 inci dengan resolusi 2.5K menjadi pusat kendali. Fitur mewah lainnya meliputi:
- Kulkas mini 9,3 liter
- Sistem audio 1.000 watt dengan 20 speaker
- Ambient lighting 256 warna
- Atap kaca panorama double-layer
- Bagasi belakang 539 liter (dapat diperluas hingga 1.640 liter) dan frunk 102 liter
Di sektor keselamatan, SUV ini dibekali sistem ADAS Level 2 berbasis arsitektur XNGP dan Vision-Language-Action (VLA) generasi kedua. Chip buatan sendiri, Turing AI, menjadi otak komputasi dengan kekuatan 750 TOPS pada varian standar dan 1.500 TOPS pada varian tertinggi berkat dual chip. Sistem ini mengolah data dari 11 kamera resolusi tinggi dan 12 radar ultrasonik.
Dimensi dan Persaingan Pasar
Xpeng Mona L03 memiliki panjang 4.650 mm dan jarak sumbu roda 2.850 mm, menjadikannya pesaing langsung BYD Atto 3, Geely EX5, dan GAC Aion Y Plus. Keunggulan utama Mona L03 adalah jarak sumbu roda yang lebih panjang, memberikan ruang kaki kabin lebih lega, serta opsi REEV dengan jangkauan total 1.330 km yang tidak dimiliki kompetitor murni BEV di kelas harga yang sama.
Dampak dan Implikasi
Kehadiran Xpeng Mona L03 diprediksi akan memperketat persaingan di segmen SUV listrik kompak global. Dengan harga mulai Rp322 juta, Xpeng menawarkan teknologi AI canggih yang biasanya hanya ada di mobil premium. Hal ini dapat memaksa produsen lain untuk menurunkan harga atau meningkatkan fitur. Bagi konsumen Indonesia, jika Xpeng memutuskan untuk memasarkan Mona L03 secara resmi, mobil ini bisa menjadi alternatif menarik di tengah gempuran mobil listrik China yang semakin agresif.
Xpeng Mona L03 bukan sekadar SUV listrik biasa. Ia adalah pernyataan bahwa masa depan mobilitas tidak lagi harus memilih antara kecanggihan teknologi, jarak tempuh, atau harga terjangkau. Dengan opsi REEV yang menghilangkan kekhawatiran jarak tempuh dan kabin yang sarat fitur premium, Mona L03 siap menjadi game changer di kelasnya. Dunia otomotif patut menantikan kehadirannya di pasar global, termasuk Indonesia, dalam waktu dekat.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










