Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko Siap Tampilkan Laga Sengit

Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko Siap Tampilkan Laga Sengit

Suara Pecari, World Cup hari ini memasuki babak perempat final yang sangat dinanti, dengan delapan tim tersisa yang semuanya berada di peringkat 10 besar FIFA. Laga utama yang menyita perhatian adalah pertemuan antara Prancis, favorit juara, melawan Maroko, tim kejutan dari Afrika. Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Gillette, Foxborough, Massachusetts, pada Kamis (9/7/2026) pukul 16.00 waktu setempat, diprediksi berjalan sengit. World Cup hari ini juga menampilkan duel antara Inggris versus Norwegia, Spanyol versus Belgia, dan Argentina versus Swiss. Suasana di Boston Stadium sudah mulai panas sejak beberapa jam sebelum kick-off, dengan ribuan suporter dari kedua kubu memadati area stadion.

Prancis datang dengan performa gemilang, belum terkalahkan dalam lima pertandingan dan hanya kebobolan dua gol. Kylian MbappĂ©, yang telah mencetak 19 gol sepanjang karier Piala Dunia, menjadi andalan utama Les Bleus. Pelatih Didier Deschamps mengaku respek terhadap Maroko, namun tetap percaya diri. “Saya tidak ingin bicara euforia. Kami menghormati Maroko, mereka bukan tim sembarangan. Mereka juara Afrika dan datang ke sini untuk menang,” ujar Deschamps dalam konferensi pers. Sementara itu, Maroko yang dilatih Mohamed Ouahbi, menggantikan Walid Regragui sejak Maret lalu, menunjukkan peningkatan signifikan. Mereka berhasil menyingkirkan Belanda dan Kanada di babak sebelumnya, serta menahan imbang Brasil di fase grup. Ouahbi menegaskan timnya tidak gentar. “Kami sudah membuktikan diri. Sekarang saatnya menunjukkan bahwa sepak bola Afrika bisa bersaing di level tertinggi,” katanya.

Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada pemain. Wasit asal Argentina, Facundo Tello, yang memimpin laga ini, menjadi perbincangan karena kewarganegaraannya. Mengingat Argentina adalah rival berat Prancis di masa lalu, beberapa pihak meragukan netralitasnya. Deschamps secara halus menyentuh isu ini. “Kami hanya berharap wasit memimpin pertandingan dengan adil. Lawan kami adalah Maroko, bukan wasit,” ujarnya. Maroko sendiri masih menyimpan kekecewaan terhadap kepemimpinan wasit saat kalah dari Prancis di semifinal 2022. Namun, Ouahbi memilih fokus ke depan. “Kami tidak ingin kembali ke masa lalu. Yang penting adalah performa kami di lapangan,” tegasnya.

Di luar lapangan, antusiasme publik sangat tinggi. Tiket pertandingan ini dijual dengan harga selangit, mencapai lebih dari 2.700 dolar AS untuk sepasang tiket. Bahkan, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memberi kode akan memberikan hari libur nasional jika Inggris berhasil menjuarai Piala Dunia. “Jangan bikin sial, tanya lagi kalau kami sudah sampai final,” ujarnya diplomatis. Sementara itu, FIFA telah mengumumkan pertunjukan paruh waktu spektakuler untuk final nanti, menampilkan Madonna, Shakira, BTS, Justin Bieber, dan Burna Boy. Kolaborasi ini diharapkan menyatukan dunia melalui musik dan sepak bola.

World Cup hari ini benar-benar menyajikan drama yang lengkap. Dari persaingan ketat di atas lapangan hingga intrik di luar lapangan, turnamen ini terus memikat perhatian global. Dengan hanya delapan tim tersisa, setiap pertandingan menjadi hidup-mati. Prancis diunggulkan, namun Maroko telah membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan. Apakah sejarah akan terulang atau justru lahir kejutan baru? Kita nantikan saja.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *