Gempur Balingen 7-0, VfB Stuttgart Tunjukkan Tajinya: Milosevic Bintang, Seimen Percaya Diri
Suara Pecari, Dalam laga uji coba yang berlangsung di Bizerba Arena, Balingen, VfB Stuttgart sukses menghancurkan tuan rumah TSG Balingen dengan skor telak 7-0. Pertandingan tsg balingen vs vfb ini menjadi ajang pembuktian bagi para pemain anyar dan skuad utama Stuttgart yang tengah mempersiapkan diri menghadapi musim Bundesliga dan Liga Champions. Sekitar 4.500 penonton menyaksikan aksi cepat dan dominasi penuh dari tim tamu sejak menit awal.
Pelatih Sebastian Hoeneß menurunkan formasi terbaiknya dengan memasang kiper muda Dennis Seimen sebagai starter, menggantikan Alexander Nübel yang hengkang ke Besiktas. Seimen, yang baru kembali dari masa peminjaman di SC Paderborn, tampil percaya diri dan menunjukkan kualitasnya. “Ini adalah waktu yang tepat untuk melangkah maju. Saya siap menghadapi tantangan, meskipun akan ada fase sulit seperti mendaki Everest atau sekadar jalan-jalan di Alpen,” ujarnya usai laga. Kepercayaan yang diberikan oleh manajemen dan pelatih menjadi modal berharga bagi Seimen untuk mengisi posisi kiper utama.
Di lini depan, Jovan Milosevic menjadi bintang dengan mencetak dua gol. Pemain yang kembali dari masa peminjaman ini tampil tajam dan menjadi momok bagi pertahanan Balingen. Selain Milosevic, gelandang baru Grischa Prömel juga tampil impresif dan langsung menunjukkan kualitasnya sebagai motor serangan. Maximilian Mittelstädt, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan, bersama dengan Chris Führich menjadi ancaman konstan dari sisi sayap. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 4-0 untuk Stuttgart.
Meskipun kalah telak, TSG Balingen bukannya tanpa perlawanan. Kiper utama mereka, Louis Potye, tampil gemilang dengan melakukan beberapa penyelamatan spektakuler, termasuk menepis tembakan keras Chris Führich pada menit ke-19. “Ini adalah pertandingan yang luar biasa. Meskipun kebobolan tujuh gol, kami bisa belajar banyak. Saya senang bisa menunjukkan kemampuan saya,” kata Potye. Ia digantikan oleh Tom Gerlach di babak kedua, dan kemudian Luke Spranger di akhir laga. Pertemuan tsg balingen vs vfb ini menjadi pengalaman berharga bagi para pemain Balingen yang mayoritas berlaga di Regionalliga.
Di sisi lain, laga ini juga menjadi momen spesial bagi mantan pemain SSV Reutlingen, Maxim Schmalz, yang kini berseragam TSG Balingen. Sebelum pertandingan, Schmalz menerima medali Tor des Monats (Gol Bulan Ini) dari Sportschau atas gol spektakulernya dari jarak 50 meter saat masih membela Reutlingen. “Memegang medali ini terasa keren. Saya masih tidak percaya bisa memenangkannya,” ucap Schmalz yang mendapat 65.000 suara atau 45 persen dari total pemilih. Gol tersebut juga berpeluang menjadi kandidat Tor des Jahres (Gol Tahun Ini).
Pertandingan tsg balingen vs vfb juga menjadi ajang bagi pelatih Hoeneß untuk mengevaluasi kedalaman skuad. Dengan jadwal padat musim depan, termasuk partisipasi di Liga Champions, rotasi pemain menjadi kunci. Kehadiran pemain seperti Milosevic dan Prömel memberikan opsi taktik yang lebih variatif. Sementara itu, bagi Balingen, laga ini menjadi tolok ukur kemampuan mereka menghadapi tim sekelas Bundesliga. Meskipun kalah, semangat juang para pemain patut diacungi jempol.
Secara keseluruhan, laga tsg balingen vs vfb berjalan sesuai ekspektasi. VfB Stuttgart menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas Jerman, sementara TSG Balingen mendapat pengalaman berharga. Bagi para penggemar Stuttgart, penampilan meyakinkan ini menjadi sinyal positif menjelang musim kompetisi yang akan datang.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










