Ki Sung-yueng Pimpin Tim All-Star K League, Perkuat Gengsi Pohang Steelers

Ki Sung-yueng Pimpin Tim All-Star K League, Perkuat Gengsi Pohang Steelers

Suara Pecari, Pohang Steelers kembali mencuri perhatian di kancah sepak bola Korea Selatan. Mantan kapten tim nasional Korea Selatan, Ki Sung-yueng, yang saat ini membela Pohang Steelers, ditunjuk sebagai kapten Tim K League All-Star yang akan menghadapi raksasa Liga Inggris, Manchester City, dalam laga persahabatan yang digelar pada 5 Agustus 2026 di Seoul World Cup Stadium. Pengumuman ini menegaskan peran sentral pemain berusia 37 tahun itu di dalam skuad, sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pohang Steelers sebagai klub yang kini diperkuatnya.

Ki Sung-yueng, yang memiliki pengalaman bermain di Premier League bersama Swansea City dan Newcastle United, akan memimpin lini tengah Tim K League All-Star yang terdiri dari 24 pemain terbaik dari K League 1. Pelatih Chung Jung-yong dan asistennya, Chung Kyung-ho, bersama dengan kelompok studi teknis liga, telah memilih pemain dari 10 dari 12 klub K League 1. FC Seoul menjadi klub dengan kontribusi terbanyak dengan tiga pemain, sementara Pohang Steelers yang tengah bersaing di papan atas mengirimkan Ki Sung-yueng sebagai salah satu dari dua perwakilan klub bersama pemain lainnya. Pertandingan ini menjadi panggung bagi Ki untuk menunjukkan kualitasnya di hadapan publik internasional.

Tak hanya itu, Pohang Steelers juga terlibat dalam kegiatan sosial yang bermakna. Dalam laga K League 1 antara FC Seoul melawan Pohang Steelers pada 22 Juli 2026, Korea Investment & Securities menggelar acara ‘Special Day’ dengan mengundang anak-anak dari panti asuhan. Anak-anak yang tergabung dalam program ‘Korea Investment Dream Library’ berkesempatan menjadi ‘Player Escort Kids’, berjalan bergandengan tangan dengan para pemain, termasuk pemain Pohang Steelers, sebelum pertandingan dimulai. Suasana haru tercipta saat mereka memasuki lapangan Seoul World Cup Stadium dengan seragam klub. Presiden Korea Investment & Securities, Kim Sung-whan, menyatakan harapannya agar momen ini menjadi kenangan indah bagi anak-anak. Keikutsertaan Pohang Steelers dalam acara ini menunjukkan kepedulian klub terhadap komunitas lokal.

Di sisi lain, Pohang Steelers juga menjadi sorotan di kancah internasional melalui mantan pemainnya, Lee Tae-seok. Bek kiri yang kini membela Austria Vienna, yang direkrut dari Pohang Steelers dengan biaya transfer 800.000 euro pada musim panas 2025, dikabarkan menjadi incaran klub Jerman, Hamburg SV (HSV). Lee yang telah mencatatkan 17 caps bersama timnas Korea Selatan dan tampil di Piala Dunia 2026, dipandang sebagai suksesor potensial Miro Muheim di posisi bek sayap kiri. Ketertarikan HSV terhadap Lee Tae-seok menunjukkan bahwa Pohang Steelers tidak hanya mampu menghasilkan pemain berkualitas, tetapi juga menjadi batu loncatan bagi pemain muda untuk berkarier di Eropa. Keberhasilan Lee menjadi sorotan positif bagi akademi Pohang Steelers.

Sementara itu, Korea Tourism Organization (KTO) menggandeng K League untuk mengembangkan paket wisata ‘K-League Trip Day’ yang menyertakan pertandingan Pohang Steelers. Bagi suporter yang ingin menyaksikan laga tandang Pohang Steelers ke berbagai kota, tersedia paket yang mencakup tiket pertandingan, tur kuliner, dan akomodasi menginap. Paket yang terkait dengan Pohang Steelers, misalnya, menawarkan kunjungan ke Arboretum Gyeongsangbuk-do, sebuah destinasi wisata alam yang menawan. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong para suporter tidak sekadar menonton pertandingan, tetapi juga menikmati potensi wisata daerah setempat, sehingga berdampak positif pada perekonomian lokal. Dengan demikian, Pohang Steelers tidak hanya menjadi magnet olahraga, tetapi juga motor penggerak sektor pariwisata.

Dari lapangan hijau hingga kegiatan sosial dan pariwisata, Pohang Steelers terus menunjukkan pengaruhnya yang multidimensi. Keterlibatan pemain bintang seperti Ki Sung-yueng, partisipasi dalam aksi kepedulian anak, kontribusi dalam pengembangan pemain muda yang berkiprah di Eropa, serta peran dalam memajukan pariwisata regional, menegaskan bahwa klub berjuluk ‘Steelers’ ini bukan sekadar tim sepak bola, melainkan institusi yang memberikan dampak luas bagi masyarakat dan perekonomian Korea Selatan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *