Debut Marc Cucurella di Real Madrid Disambut Cemoohan, Luka EURO 2024 Masih Membekas

Debut Marc Cucurella di Real Madrid Disambut Cemoohan, Luka EURO 2024 Masih Membekas

Suara PecariMarc Cucurella menjalani debutnya bersama Real Madrid dalam laga pramusim melawan Schalke 04 di Jerman, Minggu (16/8/2026). Meski Real Madrid menang 3-0, bek kiri asal Spanyol itu harus menghadapi cemoohan dari sebagian suporter tuan rumah yang masih menyimpan kekecewaan terkait insiden kontroversial EURO 2024.

Cucurella masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-61 menggantikan Alvaro Carreras. Namun, setiap kali ia menguasai bola, sejumlah penonton di Veltins-Arena menyambutnya dengan teriakan “boo”. Cemoohan ini berasal dari peristiwa saat perempat final EURO 2024 antara Spanyol dan Jerman, di mana Cucurella dianggap melakukan hand ball di kotak penalti. Wasit tidak memberikan penalti, dan Spanyol akhirnya mengalahkan Jerman 2-1. UEFA kemudian mengakui seharusnya penalti diberikan, sehingga kontroversi tersebut masih membekas di kalangan suporter Jerman.

Meski mendapat sambutan negatif, Cucurella tetap fokus dan menikmati momen debutnya bersama klub ibu kota Spanyol tersebut. Ia mengaku senang dengan situasi yang dihadapi dan merasa proses adaptasi berjalan lancar berkat dukungan dari rekan-rekan satu timnya.

Situasi Real Madrid Jelang Musim 2026/2027

Real Madrid menyambut musim 2026/2027 dengan membawa kembali Jose Mourinho sebagai pelatih untuk mengembalikan mental juara dan memperbaiki kelemahan di lini pertahanan. Mourinho mendapatkan tambahan pemain baru, termasuk Marc Cucurella yang diharapkan memberikan opsi baru di posisi bek kiri.

Musim ini menjadi titik balik setelah dua musim tanpa gelar besar bagi Los Blancos. Pendekatan Mourinho yang lebih pragmatis dan mengutamakan organisasi pertahanan terlihat dalam laga pramusim, di mana Madrid berhasil meraih trofi Trofeo Teresa Herrera dengan kemenangan 1-0 atas Deportivo La Coruna.

Peran Marc Cucurella dan Tantangan yang Dihadapi

Cucurella diharapkan menjadi bagian penting dalam memperbaiki lini belakang Madrid. Meskipun mendapat sambutan kurang bersahabat saat debut, pemain berusia 25 tahun ini menunjukkan profesionalisme tinggi dan tetap fokus pada performa tim.

Adaptasi di lingkungan baru berjalan lancar berkat dukungan rekan-rekan setim, termasuk pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham yang menjadi andalan di lini serang Madrid.

Sementara itu, Mourinho menghadapi tantangan besar untuk menyeimbangkan pendekatan pertahanan yang solid dan serangan yang efektif agar Madrid kembali bersaing di LaLiga dan Liga Champions.

Perjalanan musim 2026/2027 akan menjadi ujian bagi Real Madrid dan Marc Cucurella dalam membuktikan kapasitas mereka di level tertinggi sepak bola Eropa.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *